Indonesia Masuk Posisi Teratas Pasar Keuangan Syariah Dunia

    Husen Miftahudin - 29 September 2020 16:33 WIB
    Indonesia Masuk Posisi Teratas Pasar Keuangan Syariah Dunia
    Ilustrasi pasar keuangan syariah - - Foto: dok Bank BCA
    Jakarta: Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Sutan Emir Hidayat menyebut Indonesia berada pada posisi paling atas dalam pasar keuangan syariah global. Peringkat Indonesia ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan posisi tahun sebelumnya yang menempati urutan enam dunia.

    "Alhamdulillah berkat kerja sama kita bersama, Indonesia berhasil memperbaiki peringkat di berbagai pemeringkat dunia. Salah satunya adalah di Global Islamic Finance Report (GIFR) di tahun 2019 berada di peringkat satu. Ini suatu prestasi yang perlu kita syukuri," ujar Emir dalam Media Workshop Literasi dan Inklusi Perbankan Syariah di Jakarta, Selasa, 29 September 2020.

    GIFR merupakan laporan tahunan perbankan dan keuangan syariah yang dipublikasikan Cambridge Institute of Islamic Finance (Cambridge-IIF). Dalam laporan ini, Indonesia mencatat skor 81,93 pada Islamic Finance Country Index (IFCI) 2019.

    Emir memaparkan aset keuangan syariah (tidak termasuk saham syariah) Indonesia hingga Juli 2020 mencapai sebesar USD111,86 miliar dengan market share sebesar 9,68 persen. Angka ini mengalami kenaikan sebanyak 20,61 persen (yoy).

    Soal perkembangan teknologi finansial berbasis syariah juga mengalami perkembangan menggembirakan. Sebanyak 446 dari 692 saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan saham syariah dengan rasio sebesar 64 persen per April 2020.

    Secara rinci, total aset perbankan syariah per Juli 2020 sebanyak Rp542,83 triliun dengan market share sebesar 6,11 persen dari Rp8.887,73 triliun aset perbankan secara keseluruhan. Sementara aset IKNB syariah sebanyak Rp110,29 triliun dengan market share sebesar 4,39 persen dari Rp2.513,29 triliun aset IKNB secara keseluruhan.

    Sedangkan aset pasar modal syariah mencapai sebesar Rp985,96 triliun dengan market share sebanyak 17,80 persen dari Rp5.537,88 triliun aset pasar modal secara keseluruhan. Sehingga total keuangan syariah Indonesia mencapai Rp1.639,08 triliun dengan market share sebesar 9,68 persen dari Rp16.938,90 triliun aset keuangan Indonesia secara keseluruhan.

    "Indonesia juga memiliki potensi yang besar pada instrumen keuangan sosial syariah atau yang kita kenal dengan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZIS). Contohnya perolehan dana ZIS di Indonesia terus mengalami peningkatan secara rata-rata dengan pertumbuhan sebesar 36,2 persen selama periode 2002-2019," urainya.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id