Investor Masih Mewaspadai Pemilu AS

    Antara - 05 November 2020 11:17 WIB
    Investor Masih Mewaspadai Pemilu AS
    Foto: Medcom.id/Eko Nordiansyah.
    Jakarta: Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis, bergerak positif jelang pengumuman Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal III-2020 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

    Pada Kamis pukul 09.37 WIB, rupiah bergerak menguat 163 poin atau 1,12 persen ke posisi Rp14.402 per USD dibandingkan hari sebelumnya Rp14.565 per USD.

    "Data ekonomi PDB kuartal III bisa menggerakkan rupiah hari ini selain sentimen eksternal pemilu AS," kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra, dikutip dari Antara, Kamis, 5 November 2020.

    Pertumbuhan ekonomi diprediksi analis minus tiga persen secara tahunan (yoy) tapi naik 5,34 persen secara kuartalan (qoq), artinya ada pemulihan meski masih minus secara tahunan.

    "Hasil ini mungkin sudah diproyeksikan pasar yaitu ada pemulihan di kuartal III karena Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah diperlonggar dan stimulus sudah jalan. Ini positif untuk rupiah," ujar Ariston.

    Tapi di sisi lain, lanjut Ariston, pasar masih mewaspadai pemilu AS yang bisa menggerakkan dolar AS. Kemenangan Biden sudah mulai terlihat setelah hasil perhitungan suara di Wisconsin dan Michigan lebih condong ke Biden.

    Menurut Ariston, pagi ini indeks saham Asia positif kemungkinan karena menanggapi hasil ini karena Demokrat lebih disukai pasar dalam pemilu kali ini.

    Tapi perhitungan masih jalan dan kemungkinan akan keluar hasil yang ketat. Banyaknya surat suara yang dikirim melalui pos juga menambah lama perhitungan.

    Selain itu, hasil juga akan semakin lama karena partai pendukung Trump berencana melakukan gugatan hukum terhadap perhitungan suara bila hasilnya kemenangan tipis untuk lawan.

    "Ini akan menambah ketidakpastian di pasar dan dolar AS masih bisa menguat lagi karena ketidakpastian tersebut," kata Ariston.

    Ariston memperkirakan hari ini rupiah bergerak melemah tipis di kisaran Rp14.520 per USD hingga Rp14.600 per USD.

    Pada Rabu, 3 November 2020 lalu, rupiah ditutup menguat 20 poin atau 0,14 persen ke posisi Rp14.565 per USD dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya Rp14.585 per USD.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id