Penjualan Bersih Unilever Capai Rp20,2 Triliun Walau Masih Ada Pandemi

    Ade Hapsari Lestarini - 22 Juli 2021 18:52 WIB
    Penjualan Bersih Unilever Capai Rp20,2 Triliun Walau Masih Ada Pandemi
    Foto: Grafis Medcom.id



    Jakarta: PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada kuartal ke II-2021 (tidak diaudit) membukukan penjualan bersih sebesar Rp20,2 triliun dan laba bersih sebesar Rp3 triliun meski harus berjibaku diterpa pandemi. Kinerja ini ditopang dengan kontribusi positif dari kategori produk makanan.

    Presiden Direktur Unilever Indonesia Ira Noviarti mengatakan, perseroan memilih untuk fokus pada masa depan. Dia menjelaskan, untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut, perseroan memiliki strategi yang menyeimbangkan keberlangsungan bisnis jangka pendek dan jangka panjang.

     



    "Pertumbuhan pasar FMCG belum sepenuhnya pulih karena pandemi covid-19, sehingga menyebabkan konsumen masih berhati-hati dalam memilih pola konsumsi di beberapa kategori dasar. Berbagai tantangan tersebut tentunya memengaruhi tingkat pertumbuhan dari perseroan. Kondisi ini masih ditambah dengan kenaikan harga komoditas yang mulai mempengaruhi biaya produk," jelas Ira, dalam keterangan resminya, Kamis, 22 Juli 2021.

    Dia menuturkan, strategi jangka pendek dan jangka panjang memiliki esensi yang sama karena perubahan pasar yang sangat dinamis.

    "Keduanya sama penting dan kami manifestasikan menjadi lima strategi prioritas perseroan yaitu mendorong pertumbuhan pasar melalui stimulasi konsumsi konsumen, memperluas dan memperkaya portfolio ke value dan premium segment, memperkuat kepemimpinan dalam inovasi dan future channel, penerapan E-Everything di semua lini termasuk penjualan, operasional, dan penggunaan data, serta menjadi yang terdepan dalam penerapan bisnis yang berkelanjutan," tambah dia.

    Menyikapi kinerja semester I-2021, Unilever digadang-gadang akan memfokuskan ekspansi pada kategori produk kecantikan dan perawatan diri, didukung produk kategori rumah tangga khususnya untuk kelompok konsumen premium. Ditambah upaya integrasi riset dan teknologi agar lebih agresif demi menjawab kebutuhan konsumen secara berkelanjutan. Selain itu, tekanan daya beli konsumen dijawab dengan strategi harga terjangkau pada portofolio unggulan seperti Kecap Bango.

    Analis pasar modal sekaligus ekonom dari LBP Institute Lucky Bayu Purnomo menilai, kinerja yang masih cukup positif yang diraih Unilever yang mewakili pemimpin pasar FMCG kuncinya ada pada tiga hal yakni produksi, konsumsi, dan distribusi. Jika tiga hal tersebut mampu dijaga, maka secara kinerja akan bisa terus tumbuh positif. Sektor FMCG masuk kelompok prioritas, berdaya tahan, karena hampir semua produknya sudah jadi kebutuhan masyarakat yang digunakan sehari-hari.

    "Tiga hal itu jadi dasar kenapa mayoritas perusahaan consumer goods tetap tumbuh, mengalami kenaikan, karena harganya terjangkau. Seperti Unilever dan lainnya. Produk FMCG tetap dibutuhkan masyarakat dan tetap dikonsumsi, apalagi jika disesuaikan daya beli konsumen, alias terjangkau," jelas Lucky saat dihubungi media, Kamis, 22 Juli 2021.

    Selain itu, Unilever masih secara meyakinkan memimpin pada 12 kategori industri FMCG, hal ini menunjukkan resiliensi perusahaan yang telah 87 tahun beroperasi di Indonesia dalam menjawab berbagai aspirasi konsumen secara cepat.

    "Meski paruh pertama 2021 masih penuh tantangan, kami optimistis dengan strategi perseroan untuk menjalankan bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan secara jangka panjang. Kami juga percaya, bersama kita akan melewati masa sulit ini dan perekonomian Indonesia akan kembali bangkit," pungkas Ira.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id