BEI Sebut Merger Bank Banten-Bank BJB Bukan terkait Korona

    Annisa ayu artanti - 24 April 2020 14:09 WIB
    BEI Sebut Merger Bank Banten-Bank BJB Bukan terkait Korona
    Gedung Bank Banten - - Foto: dok Bank Banten
    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut merger antara PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) bukan imbas dari dampak pandemi virus korona (covid-19).

    Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan aksi korporasi dua bank tersebut sudah direncanakan sejak lama dan tidak terkait virus korona.

    "(Merger) Yang terjadi hari ini adalah dampak sebelum pandemi," sebut Nyoman dalam siaran virtual, Jumat, 24 April 2020.

    Nyoman menjelaskan merger atau akuisisi dilakukan perusahaan karena bentuk strategi perusahaan menghadapi kondisi terkini. Merger Bank Banten dan Bank BJB merupakan keputusan strategis kedua perusahaan tersebut. Menurutnya aksi serupa belum harus dilakukan oleh perusahaan-perusahaan tercatat meski saat ini perekonomian masih belum stabil.


    "Tapi kalau kita lihat dikondisi saat ini kita belum melihat kondisi-kondisi yang mengakibatkan merger dan akuisisi terjadi. Yang terjadi hari ini adalah dampak sebelum pandemi," tuturnya.

    Adapun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah memproses permohonan rencana penggabungan usaha Bank Banten ke dalam Bank BJB. Rencana tersebut telah dituangkan dalam Letter of Intent (LoI) yang ditandatangani Gubernur Banten Wahidin Halim selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir Bank Banten dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil selaku Pemegang Saham Pengendali Terakhir Bank BJB.  

    "Dalam kerangka LoI tersebut Bank Banten dan Bank BJB melaksanakan kerja sama bisnis, termasuk dukungan Bank BJB terkait kebutuhan likuiditas Bank Banten antara lain dengan menempatkan dana line money market dan/atau pembelian aset yang memenuhi persyaratan tertentu, secara bertahap," ungkap Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo dalam keterangan tertulisnya.  

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id