4 Fokus Pemerintah Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah

    Husen Miftahudin - 07 Agustus 2020 12:16 WIB
    4 Fokus Pemerintah Kembangkan Ekonomi dan Keuangan Syariah
    Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Husen Miftahudin.
    Jakarta: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan pemerintah terus berkomitmen dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Terdapat empat fokus yang diungkapkan Ma'ruf dalam upaya mengembangkan hal tersebut.

    "Empat hal tersebut adalah pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan keu syariah, pengembangan dan perluasan dana sosial syariah, serta pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah," ujar Ma'ruf saat memberi kata sambutan dalam pembukaan acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Ke-7 Tahun 2020 secara virtual, Jumat, 7 Agustus 2020.

    Dalam hal ini, pemerintah melakukan penguatan kelembagaan dengan membentuk Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS). Komite tersebut dibentuk Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 28 Tahun 2020 tentang KNEKS.

    Menurut Ma'ruf penguatan kelembagaan tersebut sejalan dengan visinya dalam pengembangan ekonomi syariah Indonesia. Adapun aturan itu memperluas cakupan pengembangan, dari yang sebelumnya hanya mencakup keuangan syariah menjadi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

    "Pada kesempatan ini, dengan gembira saya sampaikan bahwa penguatan kelembagaan yang saya sampaikan pada pembukaan ISEF tahun 2019 telah berhasil direalisasikan. Hal tersebut diwujudkan dengan terbitnya Perpres Nomor 28 Tahun 2020 tentang KNEKS," urainya.

    Dalam struktur KNEKS, Presiden Jokowi bertindak sebagai Ketua yang menunjuk Wapres Ma'ruf sebagai Wakil Ketua sekaligus Ketua Harian. Sekretarisnya ialah Menteri Keuangan (Menkeu), sedangkan salah satu anggotanya adalah Menteri Perindustrian (Menperin).

    "Akan tetapi penguatan kelembagaan hanya merupakan satu aspek dari upaya besar mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah. Kita masih harus bekerja lebih keras lagi agar potensi ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang lebih pesat lagi," harapnya.

    Oleh karenanya, berbagai upaya lain seperti penyelenggaraan ISEF 2020 ini harus terus dipromosikan demi meningkatkan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. Dengan demikian, penerapan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia bisa menjadi referensi bagi dunia.

    "Penyelenggaraan ISEF tahun 2020 dengan tema 'Mutual Empowerment and Accelerating Sharia Economic Global Prosperity' yang dibuka pada hari ini dan akan berlangsung sampai Oktober 2020 merupakan bentuk nyata untuk mewujudkan hal tersebut," pungkas Ma'ruf.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id