Rupiah Pagi Tumbang ke Rp14.075/USD

    Angga Bratadharma - 14 Januari 2021 09:49 WIB
    Rupiah Pagi Tumbang ke Rp14.075/USD
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Kamis pagi terpantau melemah ketimbang hari sebelumnya yang berada di posisi Rp14.060 per USD. Mata uang Garuda gagal menghantam mata uang Paman Sam yang tengah diterpa katalis positif berupa rencana Joe Biden yang menggelontorkan banyak stimulus.

    Mengutip Bloomberg, Kamis, 14 Januari 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke level Rp14.075 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.075 hingga Rp14.090 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.898 per USD.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena pelaku pasar mencermati banyak data ekonomi. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,30 persen pada 90,3600.

    Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,2154 dari USD1,2201 pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris turun menjadi USD1,3630 dibandingkan dengan USD1,3663 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7743 dibandingkan dengan USD0,7769.

    Sedangkan dolar AS dibeli 103,88 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 103,80 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,8879 franc Swiss dibandingkan dengan 0,8868 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2697 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,2723 dolar Kanada.

    Di sisi data, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan, indeks harga konsumen AS naik sebanyak 0,4 persen pada Desember, setelah menguat 0,2 persen pada November. Angka tersebut secara kasar sejalan dengan perkiraan Dow Jones.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), karena investor mengalihkan fokus mereka ke Washington. DPR AS resmi kembali memakzulkan Presiden Donald Trump karena menghasut pemberontakan disertai kekerasan.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id