Kinerja Siloam Topang Keuangan Lippo Karawaci

    Ade Hapsari Lestarini - 04 Mei 2021 11:49 WIB
    Kinerja Siloam Topang Keuangan Lippo Karawaci
    Foto: Grafis Medcom.id



    Jakarta: Kinerja keuangan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terdongkrak dari pembagian dividen dan peningkatan kinerja PT Siloam International Hospital Tbk (SILO).

    Mengutip keterangan resminya, Selasa, 4 Mei, 2021, emiten pengelola Rumah Sakit Siloam ini akan menyisihkan laba yang didapat untuk dibagikan sebagai dividen tahun buku 2020 senilai total Rp226 miliar.






    Hal ini diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2020 pada Rabu, 28 April 2021 lalu. Sebagai pemegang 55,4 persen saham SILO, LPKR akan mengantongi dividen senilai Rp125,20 miliar.

    Analis Ciptadana Sekuritas Robert Sebastian menyampaikan pembagian dividen SILO memberikan dampak positif bagi LPKR. "LPKR akan diuntungkan dengan adanya pemasukan dari SILO, termasuk soal dividen," paparnya.

    Menurut Robert, SILO pun berkontribusi cukup besar terhadap pendapatan LPKR, yakni sekitar 60 persen. Mengutip laporan keuangan per September 2020, total pendapatan LPKR mencapai Rp8,58 triliun, dengan konstribusi bisnis healthcare sejumlah Rp5 triliun.

    Robert mengatakan SILO menjadi salah satu motor kinerja LPKR pada 2021. Apalagi kebutuhan layanan kesehatan meningkat selama pandemi covid-19.

    Baca: Kuartal I-2021, Laba Bersih Siloam Tumbuh 672%

    Pada kuartal I-2021, Siloam mencatat rekor laba bersih yang tinggi sebesar Rp150 miliar, tumbuh 672 persen dibandingkan Rp19,5 miliar pada kuartal I-2020. Pendapatan meningkat menjadi Rp1,91 triliun di kuartal I-2021, tumbuh 32,5 persen dibandingkan Rp1,44 triliun pada kuartal I-2020.

    "Peluang SILO kembali bertumbuh pada 2021 masih ada. Karena volume pasien diperkirakan bertambah ke depannya. Jadi saat ini trennya positif," imbuh Robert.

    Head of Investor Relations Siloam International Hospital Joel Ellis menjelaskan pembagian dividen kepada para pemegang saham merupakan bagian dari strategi perseroan untuk fokus pada konsolidasi.

    Konsolidasi keduanya pun sudah dibuktikan melalui kesepakatan LPKR dan SILO terkait perjanjian biaya sewa untuk 11 Rumah Sakit Siloam hingga 2035. Kesepakatan baru terkait biaya sewa atas 11 RS Siloam itu efektif mulai 1 Januari 2021 untuk periode 14 tahun ke depan.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id