Listing Perdana, Saham Produsen Laptop Zyrex Melesat Hampir 25%

    Annisa ayu artanti - 30 Maret 2021 10:03 WIB
    <i>Listing</i> Perdana, Saham Produsen Laptop Zyrex Melesat Hampir 25%
    Ilustrasi IPO. Foto : Medcom.id.



    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali kedatangan emiten baru yakni PT Zyrexindo Mandiri Buana Tbk (ZYRX) melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO).

    Perusahaan yang bergerak di bidang industri komputer dan perakitan komputer tersebut melepas sejumlah 333,33 juta saham baru atau setara dengan 25 persen dari modal disetor dan ditempatkan dengan harga Rp250 per saham.






    Berdasarkan pantauan Medcom.id, Selasa, 30 Maret 2021 pada saat listing saham ZYRX melesat 24,8 persen atau 62 poin ke level Rp312 per saham. Saham ZYRX ditransaksikan sebanyak enam kali dengan total himpunan dana sementara Rp19,19 juta.

    Direktur Utama ZYRX Timothy Siddik mengatakan keputusan untuk IPO ini sudah direncanakan perseroan sejak 2019 dan merupakan bagian dalam strategi peningkatan permodalan untuk pengembangan bisnis perusahaan.

    Perseroan berencana menggunakan dana IPO yakni sekitar 58 persen untuk modal kerja dan sisanya untuk pembelanjaan modal.

    Perusahaan yang berdiri sejak 1996 ini melihat saat ini Indonesia memiliki 50 juta siswa-siswi dari SD sampai SMA. Mereka sangat membutuhkan laptop sebagai perangkat kegiatan belajar mengajar baik selagi di rumah ataupun di sekolah.

    "Oleh karena itu, di tengah tingginya permintaan laptop, perseroan akan menambah jumlah lini produksi untuk memenuhi permintaan yang tinggi. Diproyeksikan sepanjang 2021 perseroan dapat mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 80 persen dibandingkan tahun sebelumnya," jelasnya.

    Lebih lanjut, sebagai perusahaan kesebelas yang melantai di bursa Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna mengatakan berpesan perusahaan dapat merealisasikan rencana ke depan dengan procit yang baik dan menghasilkan kinerja operasional serta keuangan yang menarik.

    "Ketiga (perusahaan) selalu mengikuti kemajuan teknologi dan mengutilisasi teknologi untuk memberikan value proposition atas produk atau jasa yang ditawarkan. Keempat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan operasional," pungkas Nyoman.

    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id