Akhir Pekan IHSG Diramal Lanjutkan Pelemahan

    Annisa ayu artanti - 13 November 2020 09:15 WIB
    Akhir Pekan IHSG Diramal Lanjutkan Pelemahan
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
    Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan ini diprediksi melanjutkan pelemahan. Aksi ambil untung terus membayangi pergerakan indeks lantaran IHSG di beberapa hari sebelumnya terus menguat dan membuat investor bersiap ambil keuntungan.

    Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher mengatakan secara teknikal candlestick membentuk lower high dan lower low dengan volume tinggi dan indikator stochastic membentuk deadcross mengindikasikan potensi melanjutkan pelemahan.

    Hari ini indeks diprediksi diperdagangkan di level support 5.418-5.438 dan resistance 5.489-5.520. "IHSG diprediksi melemah. Pergerakan minim sentimen dari data perekonomian menjelang akhir pekan," kata Dennies, dalam riset hariannya, Jumat, 13 November 2020.

    Ia menjelaskan, bursa saham Indonesia diprediksi melemah hari ini juga karena mengikuti pergerakan bursa saham global. Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah. Indeks Dow Jones ditutup di level  29.080,17 melemah 1,08 persen, Nasdaq ditutup di level 11.709,59 atau terkontraksi 0,65 persen, dan S&P 500 ditutup 3.537,01 atau melemah satu persen.

    Penurunan indeks negeri Paman Sam tersebut dihantui oleh kasus covid-19 yang meningkat tajam, sedangkan jumlah rumah sakit sudah mendekati kapasitas penuh. Rata-rata kasus harian meningkat setidaknya lima persen dari minggu lalu.

    Selain itu sentimen negatif datang dari The Fed yang mengatakan kondisi ekonomi AS masih penuh ketidakpastian karena didorong oleh peningkatan dari penularan virus covid-19. Hal tersebut mendorong beberapa negara bagian untuk menjadi lebih ketat dalam social distancing.

    Sementara bursa Asia dibuka melemah mengikut pergerakan dari Wall Street. Kecemasan meningkatnya covid-19 di Amerika Serikat dapat berdampak pada ekonomi secara global dan juga pernyataan bahwa klaim vaksin masih terlalu cepat untuk digunakan dalam jangka dekat.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id