Rupiah Pagi Tertekan ke Level Rp14.699/USD

    Angga Bratadharma - 16 Oktober 2020 09:34 WIB
    Rupiah Pagi Tertekan ke Level Rp14.699/USD
    Ilustrasi. FOTO: MI/SUSANTO
    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan Jumat pagi terpantau melemah tipis ketimbang hari sebelumnya di posisi Rp14.690 per USD. Mata uang Garuda gagal menghantam mata uang Paman Sam meski terdapat katalis positif berupa maraknya berita tentang obat dan covid-19 di Tanah Air.

    Mengutip Bloomberg, Jumat, 16 Oktober 2020, nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi dibuka tertekan ke Rp14.699 per USD. Pagi ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.699 hingga Rp14.707 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.543 per USD.

    Sementara itu, kurs dolar Amerika Serikat menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena sentimen untuk menghindari risiko meningkat yang akhirnya mendorong selera untuk mata uang safe haven. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,51 persen menjadi 93,8628.

    Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi USD1,1696 dari USD1,1750 pada sesi sebelumnya. Serta poundsterling Inggris turun menjadi USD1,2900 dari USD1,3023 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7091 dari USD0,7166.

    Sedangkan dolar AS dibeli 105,46 yen Jepang, lebih tinggi dibandingkan dengan 105,10 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9151 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9131 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3226 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3145 dolar Kanada.

    Pelaku pasar berhati-hati karena ketidakpastian atas kesepakatan stimulus virus korona AS tetap ada. Sentimen juga tertekan karena klaim pengangguran mingguan AS datang lebih buruk dari yang diharapkan.

    Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan jumlah klaim pengangguran AS lebih buruk dari perkiraan juga membebani pasar. Klaim pengangguran awal AS, cara kasar untuk mengukur PHK, meningkat 53 ribu menjadi 898 ribu dalam pekan yang berakhir 10 Oktober. Ekonom yang disurvei oleh MarketWatch memperkirakan klaim baru jatuh di level 825 ribu.

    Di sisi lain, indeks utama di bursa saham Wall Street ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Tekanan terjadi karena investor cemas dengan ketidakpastian terkait negosiasi stimulus paket bantuan covid-19 yang baru.

    Indeks dow Jones Industrial Average turun 19,80 poin atau 0,07 persen menjadi 28.494,20. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 5,33 poin atau 0,15 persen menjadi 3.483,34. Kemudian indeks Komposit Nasdaq turun 54,86 poin atau 0,47 persen menjadi 11.713,87 poin.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id