Pengesahan RUU Ciptaker Buat Rupiah Terkikis

    Husen Miftahudin - 06 Oktober 2020 17:09 WIB
    Pengesahan RUU Ciptaker Buat Rupiah Terkikis
    Pengesahaan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) oleh DPR membuat penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terkikis. Foto: Dok.MI
    Jakarta: Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penolakan buruh terhadap pengesahaan RUU Cipta Kerja (Ciptaker) oleh DPR membuat penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terkikis pada perdagangan hari ini.

    "Mata uang Garuda terkikis penguatannya, dari awal perdagangan menguat di 177 poin berubah drastis di penutupan pasar menjadi 65 poin. Ini akibat data internal yang kurang mendukung terhadap penguatan rupiah," ujar Ibrahim dalam keterangannya yang diterima Medcom.id di Jakarta, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Ibrahim menilai para buruh kecewa dengan pengesahan RUU Ciptaker atau Omnibus Law Cipta Kerja menjadi Undang-Undang oleh DPR. Suara lantang buruh menggema akibat undang-undang baru itu mengubah sejumlah aturan dan dianggap merugikan bagi para buruh Indonesia.

    Menurutnya pengesahan ini bertentangan dengan semangat reformasi yang selama ini di dengung-dengungkan pemerintah. Permasalahan utama dalam UU Cipta Kerja karena telah menghapus setidaknya lima pasal mengenai pemberian pesangon.

    "Imbasnya, pekerja terancam tidak menerima pesangon ketika mengundurkan diri, mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), atau meninggal dunia," papar dia.

    Di samping itu, lanjut Ibrahim, pemerintah mengubah dan menghapus sejumlah pasal terkait ketentuan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) melalui UU Ciptaker. Salah satu poin yang menuai kontroversi adalah menghilangkan batasan maksimal karyawan kontrak selama tiga tahun.

    Adapun pada penutupan perdagangan hari ini nilai tukar rupiah terhadap USD mengalami penguatan. Mengutip data Bloomberg, nilai tukar rupiah ditutup menguat ke posisi Rp14.735 per USD dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.735 per USD.

    Mata uang Garuda tersebut menguat 65 poin atau setara 0,44 persen. Rentang gerak harian rupiah berada di level Rp14.605 per USD sampai Rp14.753 per USD.

    Menukil data Yahoo Finance, rupiah juga berada di jalur hijau pada posisi Rp14.710 per USD. Rupiah menguat sebanyak 70 poin atau setara 0,47 persen, dari Rp14.780 per USD di penutupan perdagangan sebelumnya.

    Berdasarkan data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.712 per USD atau menguat signifikan sebanyak 155 poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan sebelumnya sebesar Rp14.867 per USD.

    "Dalam perdagangan besok pagi mata uang rupiah kemungkinan akan terjadi fluktuatif, namun kemungkinan ditutup menguat sebesar 20-70 poin di level Rp14.700 per USD hingga Rp14.750 per USD," tutup Ibrahim. 

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id