IHSG Diproyeksi Tertahan ke Zona Positif

    Annisa ayu artanti - 23 Juni 2020 08:49 WIB
    IHSG Diproyeksi Tertahan ke Zona Positif
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
    Jakarta: Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif dengan cenderung tertahan karena masih minimnya sentimen positif. Adapun ketegangan geopolitik menjadi di antara penyebab IHSG tidak bisa bebas bergerak ke zona hijau.
     
    Meski demikian, Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan hari ini indeks mencoba menguat setelah ditutup melemah mendekati ke level 4.918,83 pada perdagangan kemarin. Berdasarkan risetnya, Lanjar menjelaskan, pergerakan IHSG mengikuti pergerakan saham regional.

    Sedangkan bursa Asia pada perdagangan kemarin ditutup melemah karena Tiongkok memperketat pengawasan kota setelah mengeluarkan beberapa undang-undang pembatasan. Kondisi itu, menurutnya, memicu meningkatnya ketegangan geopolitik sehingga investor lebih cenderung berhati-hati melihat sentimen tersebut.

    Adapun kontributor pelemahan utama pelemahan IHSG pada perdagangan kemarin adalah turunnya mayoritas harga tambang di tengah kekhwatiran gelombang kedua pandemik yang dapat menurunkan permintaan. Saat itu, investor asing tercatat melakukan aksi jual sebesar Rp449,65 miliar.

    "Sehingga IHSG berpeluang kembali bergerak fluktuatif tertahan dengan kecenderungan kembali mencoba menguat dengan support dan resistance 4.863-5.010," kata Lanjar, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2020.

    Selanjutnya, Lanjar menjelaskan investor akan menunggu beberapa acara penting minggu ini di antaranya, MSCI Inc yang akan mengumumkan tinjauan klasifikasi pasar untuk 2020. Lalu, IMF akan merilis proyeksi pertumbuhan 2020 baru pada Rabu. Kemudian, klaim pengangguran Amerika Serikat, barang tahan lama, dan data PDB akan dirilis Kamis.

    Dalam kondisi ini, Lanjar merekomendasikan investor untuk mencernati beberapa saham yakni PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bank Danamon Tbk (BDMN), PT Harum Energy Tbk (HRUM), dan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF).
     



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id