Kuartal I-2020, Premi Asuransi Jiwa Minus 4,9%

    Angga Bratadharma - 25 Juni 2020 08:38 WIB
    Kuartal I-2020, Premi Asuransi Jiwa Minus 4,9%
    Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon. FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin
    Jakarta: Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi sebesar Rp44,11 triliun di kuartal I-2020. Angka ini turun 4,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp46,4 triliun.

    Mengutip data AAJI, Kamis, 25 Juni 2020, jika dirinci total premi bisnis baru sebesar Rp25,9 triliun di kuartal I-2020. Angka itu turun 8,3 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya sebesar Rp28,27 triliun.

    Sedangkan total premi lanjutan tercatat sebesar Rp18,18 triliun di kuartal I-2020 atau naik tipis sebanyak 0,3 persen dibandingkan periode sebelumnya sebesar Rp18,13 triliun. Data yang AAJI peroleh memperlihatkan covid-19 di 2020 telah berdampak terhadap perlambatan pada industri asuransi jiwa untuk periode kuartal I pada tahun ini.

    "Kondisi kuartal I memang tidak mudah dengan adanya pandemi covid-19. Hal tersebut juga turut berpengaruh terhadap kinerja industri asuransi jiwa, dengan total pendapatan premi industri asuransi jiwa melambat," kata Ketua Dewan Pengurus AAJI Budi Tampubolon.

    AAJI mencatat perlambatan terjadi pada angka total pendapatan, meliputi total pendapatan premi, hasil investasi, dan klaim reasuransi. "Namun pandemi ini telah mendorong dan membentuk pola kesadaran masyarakat akan gaya hidup yang sehat," kata Budi.

    Dalam kondisi yang penuh tantangan ini, Budi menambahkan, komitmen yang kuat dan berkelanjutan dari industri asuransi jiwa ditunjukkan dengan adanya pembayaran total klaim dan manfaat yang naik sebanyak 4,1 persen yaitu dari Rp34,1 triliun menjadi Rp35,92 triliun.

    Selain itu, kesadaran masyarakat akan perlindungan asuransi jiwa termasuk asuransi kesehatan di kuartal I-2020 juga terus meningkat. Hal itu terlihat dengan adanya peningkatan dalam angka jumlah tertanggung. Persentase total tertanggung naik sebanyak 20,3 persen yaitu dari 53,17 juta orang menjadi 63,97 juta orang.

    Sedangkan total uang pertanggungan naik sebesar 5,6 persen yaitu dari Rp3.859,45 triliun menjadi Rp4.073,79 triliun. Hal ini juga didorong oleh gencarnya usaha AAJI bekerja sama dengan industri asuransi jiwa untuk melakukan program literasi dan edukasi kepada masyarakat tentang manfaat asuransi jiwa.

    Untuk kanal distribusi, bancassurance merupakan kanal yang memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan premi industri asuransi jiwa di kuartal I-2020. Tercatat, rasio kontribusi bancassurance terhadap total premi sebesar 44,4 persen, diikuti oleh kanal distribusi keagenan sebesar 38,4 persen.

    Terkait hasil investasi industri asuransi jiwa sebagai suatu bisnis jangka panjang, terdapat penurunan hasil investasi pada kuartal I-2020 karena kondisi pasar modal Indonesia setelah pandemi global covid-19. Dampaknya, industri asuransi jiwa, yang berhubungan erat dengan pasar modal, ikut terpengaruh.

    Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah terkoreksi 27,8 persen sejak awal tahun hingga Maret 2020. Tidak ditampik, kuartal I-2020 merupakan masa yang penuh tantangan dan peluang. Adapun tantangan itu tidak hanya bagi industri asuransi jiwa, namun juga bagi berbagai sektor industri lainnya.

    "Sebagai upaya untuk semakin menumbuhkan industri asuransi jiwa, AAJI mengimbau dan mengajak pemerintah untuk berkolaborasi lebih lanjut, khususnya OJK guna memberikan program stimulus dan relaksasi kepada industri asuransi jiwa dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko yang baik, termasuk pemanfaatan digital," pungkasnya.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id