Jaga Kesehatan Mental dengan Perencanaan Keuangan yang Baik

    Angga Bratadharma - 24 Oktober 2020 13:32 WIB
    Jaga Kesehatan Mental dengan Perencanaan Keuangan yang Baik
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id
    Jakarta: Masyarakat perlu melakukan perencanaan keuangan sejak muda karena jika salah dalam merencanakan keuangan diyakini dapat memengaruhi kesehatan mental. Bahkan, para generasi milenial juga perlu mencermati pengelolaan keuangan agar target dalam kehidupan bisa tercapai secara maksimal.

    Adapun bijak mengelola keuangan adalah langkah pertama agar keuangan selalu sehat. Senior Manager Business Development Sequis Yan Ardhianto Handoyo membagikan beberapa tips sederhana agar milenial dapat lebih bijak dalam mengelola keuangannya.

    Pertama, sisihkan minimal 10 persen dari penghasilan atau uang jajan demi tabungan masa depan. Kedua, siapkan dana darurat dan asuransi, seperti asuransi kesehatan, penyakit kritis, dan asuransi yang menanggung cacat tetap total. Ketiga, hindari berutang dan bila berutang pastikan untuk utang produktif yang nilainya akan meningkat di masa depan, seperti cicilan KPR.

    Demikian juga dengan penggunaan kartu kredit, Yan menyarankan agar hanya digunakan sebagai alat bantu bayar bukan untuk menyediakan uang tambahan dan segera dibayar lunas, misalnya, digunakan karena ada diskon ketimbang bayar tunai. Selama penggunaannya efektif sebenarnya justru dapat membantu dalam mengatur cash flow.

    Sayangnya, lanjutnya, banyak milenial yang terjebak dengan masalah finansial, yaitu pemasukan sedikit sehingga terjebak utang atau pemasukan besar tapi tidak bijak mengatur pengeluaran. Jika seseorang tidak bisa mengatur anggaran, uangnya akan cepat habis kemudian terjebak pada cicilan utang.

    "Sementara tagihan datang terus, tabungan terus menipis, dan biaya hidup lain harus dipenuhi atau dibayar. Beban keuangan yang melebihi kemampuan finansial tentunya dapat memengaruhi aktivitas, konsentrasi, dan kualitas hidup," sebut Yan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 24 Oktober 2020.

    Sependapat dengan Yan, Psikolog Riliv Prita Yulia Maharani mengatakan bahwa milenial dapat menjaga kesehatan mental dengan mulai menjaga kesehatan keuangan. Mengapa keuangan? Sebab uang adalah salah satu kebutuhan vital sehingga perlu dikelola dengan baik agar tidak terjebak dalam pola ‘salah urus’ yang akan mengakibatkan banyak kerugian.

    "Penyesalan mendalam hingga mengakibatkan gangguan mental. Pada akhirnya, orang tersebut akan semakin kesulitan karena uangnya pun berpotensi habis untuk biaya pengobatan ke psikolog dan/atau psikiater," tuturnya.

    Ketika mengalami gangguan mental, lanjut Prita, pasien harus segera ditangani oleh ahlinya jangan dibiarkan seolah-olah tidak terjadi apa-apa karena dapat berpotensi menyebabkan perilaku melukai dan menyakiti diri sendiri, bunuh diri, dan melukai orang lain.

    "Tanda awal terjadinya gangguan mental dapat dilihat dari perubahan kepribadian, mulai muncul kecemasan, sering mood swing, menarik diri dari lingkungan sosial, kurang merawat diri, hingga melakukan hal yang berisiko tinggi pada dirinya, seiring munculnya suicide thought," pungkas Prita.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id