Pasang 'Sabuk Pengaman'! IHSG Berpeluang Melemah Gara-Gara Ini

    Angga Bratadharma - 24 Februari 2021 09:07 WIB
    Pasang 'Sabuk Pengaman'! IHSG Berpeluang Melemah Gara-Gara Ini
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI



    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melemah pada perdagangan hari ini, seiring dengan bursa saham global yang terus memantau arah gerak imbal hasil obligasi Pemerintah Amerika Serikat (AS). Meski demikian, diharapkan sejumlah sentimen positif bisa terus berdatangan guna membalikan gerak IHSG ke area hijau.

    "Hari ini IHSG diperkirakan mengalami pelemahan seiring bursa regional yang masih memantau pergerakan imbal hasil obligasi AS. Pagi ini Nikkei terpantau turun 0,58 persen dan Kospi minus 0,38 persen," sebut Samuel Research Team, dalam riset hariannya, Rabu, 24 Februari 2021.






    Sedangkan dari dalam negeri, sentimen datang dari pertambahan kasus covid-19 sebanyak 9,775 kasus dengan tingkat positif mencapai 17,6 persen dengan kasus sembuh mencapai 7.996 kasus. Dengan demikian, kasus aktif masih meningkat menjadi 158.604 kasus. Namun, vaksinasi terus meningkat dan sudah 1,2 juta orang di Indonesia yang menerima vaksin tahap satu.

    Kemudian vaksin tahap dua mencapai 764 ribu orang. Sentimen lain datang dari pemangkasan cuti bersama, pemerintah mengkhawatirkan akan terjadi lonjakan kasus covid jika cuti bersama tidak dipotong.

    Di sisi lain, bursa saham Amerika Serikat ditutup beragam pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor mencerna kesaksian Ketua Federal Reserve Jerome Powell tentang prospek ekonomi AS. The Fed berpandangan pemulihan ekonomi AS tidak merata dan jalan ke depan masih sangat tidak pasti.

    Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 15,66 poin atau 0,05 persen menjadi 31.537,35. Kemudian indeks S&P 500 naik 4,87 poin atau 0,13 persen menjadi 3.881,37. Lalu indeks Komposit Nasdaq turun 67,85 poin atau 0,50 persen menjadi 13.465,20.

    Sebanyak tujuh dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir di area hijau, dengan sektor energi menguat sebanyak 1,61 persen, melampaui sisanya. Sedangkan sektor konsumen turun sebanyak 0,49 persen, kelompok dengan kinerja terburuk.

    Perusahaan Tiongkok yang terdaftar di AS sebagian besar diperdagangkan lebih rendah dengan tujuh dari 10 saham teratas berdasarkan bobot dalam indeks Tiongkok 50 yang terdaftar di S&P AS mengakhiri hari dengan catatan suram.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id