Rupiah Masih Berpotensi Menguat

    Antara - 24 September 2021 13:48 WIB
    Rupiah Masih Berpotensi Menguat
    Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani



    Jakarta: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan berpotensi menguat seiring meredanya kekhawatiran pasar soal gagal bayar Evergrande.

    Rupiah pagi ini bergerak melemah tujuh poin atau 0,05 persen ke posisi Rp14.250 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya di Rp14.243 per USD.

     



    "Nilai tukar rupiah berpeluang menguat hari ini dengan menguatnya minat pasar terhadap risiko sejak kemarin," kata pengamat pasar uang Ariston Tjendra dilansir Antara, Jumat, 24 September 2021.

    Semalam, indeks saham AS rata-rata ditutup menguat di atas satu persen. Sementara harga emas yang merupakan aset aman bergerak turun. Sedangkan nilai tukar utama dan regional bergerak menguat terhadap dolar AS.

    Menurut Ariston, perbaikan sentimen minat pasar terhadap risiko itu disebabkan oleh tindakan Bank Sentral Tiongkok yang menyuntikkan dana ke sistem perbankan untuk meningkatkan likuiditas di tengah krisis utang perusahaan properti Evergrande.

    "Evergrande juga menyatakan masih berusaha untuk membayar kewajibannya. Persoalan utang ini belum selesai, tapi untuk sementara, kekhawatiran pasar mereda," ujar Ariston.

    Dari dalam negeri, jumlah kasus harian covid-19 pada Kamis, 23 September 2021 bertambah 2.881 kasus sehingga total jumlah kasus terkonfirmasi positif covid-19 mencapai 4,2 juta kasus.

    Sedangkan jumlah kasus meninggal akibat terpapar covid-19 mencapai 160 kasus sehingga totalnya mencapai 141.114 kasus.

    Sementara itu, jumlah kasus sembuh bertambah sebanyak 4.386 kasus sehingga total pasien sembuh mencapai 4,01 juta kasus. Dengan demikian, total kasus aktif covid-19 mencapai 47.997 kasus.

    Untuk vaksinasi, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin dosis pertama mencapai 83,25 juta orang dan vaksin dosis kedua 46,98 juta orang dari target 208 juta orang yang divaksin.

    Ariston mengatakan rupiah hari ini berpotensi menguat ke kisaran Rp14.220 per USD hingga Rp14.200 per USD dengan potensi resisten di kisaran Rp14.260 per USD.

    Pada Kamis kemarin, rupiah ditutup stagnan alias sama dengan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp14.243 per USD.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id