comscore

OJK Rampungkan Transformasi IKNB

Media Indonesia - 26 Maret 2022 20:00 WIB
OJK Rampungkan Transformasi IKNB
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) - - Foto: MI/ Ramdani
Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menuntaskan program transformasi Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) demi memperkuat pengaturan dan pengawasan di industri tersebut.

"Sampai saat ini (transformasi IKNB) sudah on track sesuai rencana seperti implementasi pengawasan risk based supervision (RBS) dan pemisahan untuk pengawasan, serta pemeriksaan khusus sudah dibentuk untuk memisahkan penanganan supaya lebih fokus,” kata Kepala Eksekutif Pengawas IKNB Riswinandi, Sabtu, 26 Maret 2022.
Menurutnya, beberapa program sudah dalam proses finalisasi seperti menyelesaikan aturan fintech lending. Transformasi ini dilakukan sejak 2018 lantaran melihat besarnya gap pengawasan dan pengaturan di industri perbankan dan pasar modal.

Karena itu, mulai dilakukan penyempurnaan pengaturan prudential, pengawasan risk based supervision (RBS), infrastruktur sistem informasi pengawasan (SIP) IKNB, early warning system (EWS), dan penataan organisasi IKNB. Pada 2020, OJK melakukan penguatan infrastruktur pengawasan IKNB (SIP IKNB, monitoring dashboard portfolio efek, EWS), penguatan SDM, dan pembentukan satker pengawasan khusus IKNB.

"Sekarang setelah ada dashboard ini, setiap saat kami sebagai pengawas IKNB dan didukung pengawas pasar modal secara real time bisa melihat perkembangan investasi efek di perusahaan asuransi dan dana pensiun, sehingga dengan cepat kita bisa deteksi dan minta penjelasan. Ini early warning system sebagai bagian dari transformasi IKNB yang membuat pengawasannya lebih optimal," terang Riswinandi.
 
Pada tahun lalu, transformasi IKNB berlanjut dengan penguatan peraturan seperti exit policy dalam tindakan pengawasan, manajemen risiko dalam penggunaan teknologi informasi (MRTI), serta konsolidasi dan optimalisasi peran sistem informasi pengawasan. Sementara di 2022, OJK terus melakukan penguatan pengawasan IKNB.

Tahapan transformasi IKNB

Adapun tahapan transformasi IKNB meliputi penguatan kerangka pengaturan regulasi manajemen risiko, penyempurnaan mekanisme penilaian tingkat kesehatan IKNB, penetapan status pengawasan yang lebih tegas, penguatan pengaturan per sektor termasuk penyempurnaan regulasi fintech lending.
 
Tahap berikutnya adalah penyempurnaan mekanisme pengawasan melalui pendekatan kepatuhan pengawasan yang meliputi aspek kelembagaan, prinsip kehati-hatian, manajemen operasional, pelaporan dan sistem informasi, penyelenggaraan usaha, dan kesesuaian prinsip syariah. 
 
Untuk memperkuat pengawasan, dilakukan penguatan infrastruktur pengawasan IKNB melalui pemanfaatan teknologi digital di bidang supervisory technology (suptech) dan regulatory technology (regtech). Di antaranya membangun aplikasi perizinan, aplikasi pelaporan, dan aplikasi pengawasan.

"Ke depan, OJK telah menyiapkan lanjutan program transformasi IKNB di bidang pengaturan, pengawasan, pengembangan infrastruktur, dan pilar penataan organisasi IKNB," tambah dia.

OJK mencatat aset IKNB tumbuh dari sekitar Rp2.200 triliun menjadi Rp2.839 triliun di akhir 2021. Pertumbuhan aset di Desember 2021 tercatat sebesar 7,71 persen (yoy). Sementara nilai investasi IKNB sejak 2017 tercatat naik dari sekitar Rp1.000 triliun menjadi Rp1.724 triliun di akhir 2021. Pertumbuhan investasi IKNB pada Desember 2021 tercatat 8,53 persen (yoy).

Secara sektoral, aset asuransi meningkat dari Rp832,0 triliun (2017) menjadi Rp982,8 triliun (2021), aset lembaga pembiayaan meningkat dari Rp556,9 triliun (2017) menjadi Rp583,5 triliun (2021), dan aset Dana Pensiun meningkat dari Rp262,3 triliun (2017) menjadi Rp329,6 triliun (2021).

(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id