Teknologi Pembayaran Makin Canggih, BI Mitigasi Risiko

    Nia Deviyana - 25 November 2020 19:03 WIB
    Teknologi Pembayaran Makin Canggih, BI Mitigasi Risiko
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Bank Indonesia (BI) melihat perkembangan teknologi saat ini akan dapat mentransformasi pola kebiasaan masyarakat di berbagai aspek kehidupan. Teknologi berperan penting dalam mengubah kehidupan masyarakat, termasuk di bidang pembayaran dan ekonomi keuangan.

    "Oleh karena itu kami menyadari bahwa otoritas harus mampu striking the right balance antara upaya mendorong berkembangnya inovasi dan upaya memitigasi risiko," tegas Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam Penutupan Indonesia Fintech Summit & Pekan Fintech Nasional 2020 yang digelar secara virtual di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.

    Sebagai respons terhadap hal tersebut, Bank Indonesia telah menyusun Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025. Melalui BSPI ini, Bank Indonesia berkomitmen penuh untuk mengembangkan ekonomi keuangan digital.

    "Selain itu, Bank Indonesia juga berkomitmen mengembangkan sistem pembayaran dan juga inklusi keuangan yang bertujuan untuk mendorong tercapainya efisiensi transaksi, mempercepat inklusi keuangan, serta memajukan UMKM," ucapnya.

    Menurut Destry, dalam mewujudkan BSPI 2025 perlu adanya dukungan sinergi dan kerja sama dari berbagai pihak. Selain terhadap Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), sinergi dan kerja sama tersebut juga perlu dilakukan dengan perbankan, fintech, e-commerce, pemerintah, otoritas lain, serta pihak lain yang masuk dalam ekosistem ekonomi dan keuangan digital.

    "Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang mampu mendorong customer experience yang lebih baik, dan mampu mengisi gap (kesenjangan) antara layanan yang diberikan oleh lembaga keuangan dengan kebutuhan pelanggan," paparnya.

    Salah satunya dengan mendorong standardisasi Open Application Programming Interfaces (API) untuk mengatasi kendala dalam kolaborasi antara bank dan fintech. Open API merupakan program aplikasi yang memungkinkan perusahaan terintegrasi antarsistem (system to system).

    "Implementasi Open API juga dapat menumbuhkan lebih banyak inovasi yang akan diciptakan dengan juga tetap mengedepankan aspek governance dan keamanan," jelas Destry.

    Terkait hal ini, Bank Indonesia mengapresiasi penuh upaya financial technology (fintech) dalam penyelenggaraan Indonesia Fintech Summit & Pekan Fintech Nasional 2020. Helatan ini diharap dapat memberikan manfaat yang besar bagi otoritas, industri, pelaku ekonomi, serta masyarakat untuk meningkatkan dukungan fintech bagi percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan.

    "Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan kami Bank Indonesia siap untuk terus melanjutkan kolaborasi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta industri dalam rangka meningkatkan dukungan terhadap ekonomi dan keuangan digital, khususnya untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional," tutup Destry.
     

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id