Akhir Pekan, Kurs Rupiah Sore Merekah ke Rp14.222/USD

    Angga Bratadharma - 17 September 2021 16:22 WIB
    Akhir Pekan, Kurs Rupiah Sore Merekah ke Rp14.222/USD
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id



    Jakarta: Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan perdagangan sore di akhir pekan ini terpantau menguat dibandingkan dengan pembukaan pada pagi tadi di posisi Rp14.267 per USD. Terkendalinya kasus covid-19 di Indonesia dan adanya kejelasan pengetatan kebijakan oleh Fed memberikan efek positif terhadap gerak mata uang Garuda.

    Mengutip Bloomberg, Jumat, 17 September 2021, nilai tukar rupiah pada perdagangan sore berakhir menguat sebanyak 0,21 persen atau setara 30 poin ke level Rp14.222 per USD. Hari ini nilai tukar rupiah bergerak di kisaran Rp14.212 hingga Rp14.270 per USD. Sedangkan menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp14.173 per USD.

     



    Di sisi lain, survei Permintaan dan Penawaran Pembiayaan Perbankan oleh Bank Indonesia (BI) mengindikasikan penyaluran kredit baru di Agustus 2021 meningkat ketimbang Juli 2021. Hasil survei kepada perbankan menunjukkan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) penyaluran kredit baru 25 persen, lebih besar ketimbang SBT bulan sebelumnya sebesar 22,1 persen.
     
    Berdasarkan kelompok bank, peningkatan pertumbuhan penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diperkirakan terjadi pada bank umum dan Bank Pembangunan Daerah (BPD. Sementara penyaluran kredit pada Bank Umum Syariah (BUS) melambat.
     
    "Berdasarkan jenis penggunaan, penyaluran kredit baru pada Agustus 2021 diperkirakan meningkat pada jenis Kredit Pemilikan RUmah (KPR) dan kredit konsumsi lainnya. Sementara pada Kredit Modal Kerja (KMK) dan Kredit Investasi (KI) diperkirakan melambat," ungkap hasil survei.

    Berdasarkan kategori lapangan usaha, penyaluran kredit baru terutama diprioritaskan kepada lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, diikuti oleh Industri Pengolahan/Manufaktur, Konstruksi, serta Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan.
     
    Faktor utama yang memengaruhi perkiraan penyaluran kredit baru yaitu permintaan pembiayaan dari nasabah, serta prospek kondisi moneter dan ekonomi ke depan. Bank Indonesia memprediksi penyaluran kredit baru akan kembali menguat pada September 2021. Hal ini terindikasi dari SBT perkiraan penyaluran kredit baru September 2021 sebesar 58,8 persen.
     
    Berdasarkan kelompok bank, meningkatnya penyaluran kredit baru diperkirakan terjadi pada seluruh kategori bank. "Sementara berdasarkan jenis penggunaan, meningkatnya penyaluran kredit baru juga diperkirakan terjadi pada seluruh jenis kredit," papar survei tersebut.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id