BI: Dana Asing Masuk Rp2,45 Triliun dalam Sepekan

    Husen Miftahudin - 23 Juli 2021 20:44 WIB
    BI: Dana Asing Masuk Rp2,45 Triliun dalam Sepekan
    Ilustrasi dana asing masuk RI - - Foto: dok AFP



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) mencatat dana-dana asing kembali membanjiri pasar keuangan domestik selama sepekan. Berdasarkan data transaksi pada 19-22 Juli 2021, dana-dana dari investor asing (nonresiden) beli neto (inflow) sebanyak Rp2,45 triliun.

    Banjirnya dana asing di pasar keuangan domestik tersebut berasal dari pasar Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat inflow sebanyak Rp1,24 triliun. Pasar saham pun turut menambah derasnya dana aliran asing ke pasar keuangan domestik sebesar Rp1,21 triliun.

     



    "Berdasarkan data setelmen selama 2021 (year to date/ytd), nonresiden beli neto Rp2,53 triliun," ungkap Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam perkembangan indikator stabilitas nilai rupiah, Jumat, 23 Juli 2021.

    Adapun premi risiko atau Credit Default Swap (CDS) Indonesia lima tahun naik ke level 78,52 basis poin (bps) per 22 Juli 2021 dari 77,35 bps per 16 Juli 2021. CDS merupakan indikator untuk mengetahui risiko berinvestasi di SBN.

    Semakin besar skor CDS, maka risiko berinvestasi di SBN juga semakin tinggi. Sebaliknya jika skor semakin kecil, maka risiko investasinya juga semakin rendah.

    Namun demikian, besarnya dana asing yang ditempatkan di Indonesia selama sepekan itu tak mampu membuat rupiah bertaji. Kurs rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada akhir pekan ditutup melemah tipis dibayangi kekhawatiran kasus covid-19 yang terus berlanjut.

    Mengutip data Bloomberg pada penutupan perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah terhadap USD melemah ke level Rp14.492 per USD. Mata uang Garuda tersebut melemah 10 poin atau setara 0,07 persen dari posisi Rp14.482 per USD pada penutupan perdagangan di hari sebelumnya.

    Sementara menukil data Yahoo Finance, rupiah justru berada di zona hijau pada posisi Rp14.490 per USD. Rupiah menguat 15 poin atau setara 0,10 persen dari Rp14.505 per USD di penutupan perdagangan hari sebelumnya.

    Sedangkan berdasar pada data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (Jisdor), rupiah diperdagangkan di level Rp14.501 per USD atau menguat tujuh poin dari nilai tukar rupiah pada perdagangan hari sebelumnya sebesar Rp14.508 per USD.

    Erwin menegaskan bahwa Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu.

    "Termasuk melakukan langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan," tutup Erwin.

    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id