Cara BNI agar Kasus Maria Pauline Tidak Terulang

    Annisa ayu artanti - 10 Juli 2020 11:22 WIB
    Cara BNI agar Kasus Maria Pauline Tidak Terulang
    Pembobol BNI Maria Pauline Lumowa. Foto: Antara.
    Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI memastikan kasus pembobolan yang dilakukan Maria Paulina Lumowa tidak akan kembali terulang. BNI telah melakukan evaluasi dan menerapkan sejumlah langkah untuk melayani dan memproses Letter of Credit (L/C).

    Direktur Human Capital & Kepatuhan BNI Bob T Ananta mengatakan untuk mencegah terjadinya kembali peristiwa serupa, BNI sudah melakukan berbagai langkah. Adapun langkah itu dimulai dari melakukan evaluasi terhadap tata kelola layanan pemrosesan L/C.

    "Sehingga dapat menemukan modus yang digunakan pelaku," kata Bob, dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Jumat, 10 Juli 2020.

    Jika dirinci, ia menjelaskan, langkah tersebut yaitu pengalihan kewenangan memutus transaksi L/C yang pada awalnya berada di Kantor Cabang Utama (KCU) dialihkan ke Trade Processing Center (TPC) di Divisi Internasional dengan dilakukan sentralisasi layanan pemrosesan transaksi perdagangan di kantor pusat.

    Baca: BNI Siap Bantu Aparat Proses Hukum Maria Pauline

    Selain itu, lanjutnya, fungsi kantor cabang dalam layanan pemrosesan L/C berubah. Saat ini kantor cabang hanya berfungsi melakukan penerimaan permohonan transaksi perdagangan dari nasabah. Sedangkan keputusan transaksinya menjadi kewenangan tim di kantor pusat.

    "Kini, prosesnya menjadi jauh lebih secure, baik bagi perusahaan maupun bagi nasabah, karena telah dilakukan digitalisasi layanan," ujar Bob.

    Adapun Maria Pauline merupakan tersangka utama kasus letter of credit fiktif yang sudah buron selama 17 tahun. Dia sudah tercantum sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) di Kepolisian Republik Indonesia dan juga "Red Notice" di Interpol NCB.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id