IHSG Merekah di Tengah Wabah Covid-19

    Angga Bratadharma - 24 Maret 2020 09:13 WIB
    IHSG Merekah di Tengah Wabah Covid-19
    Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa pagi terlihat bergerak di jalur hijau, sejalan dengan berbagai macam upaya yang dilakukan pemerintah memerangi virus korona atau covid-19 di Tanah Air. Meski menguat, namun tetap perlu diwaspadai adanya potensi pembalikan arah karena virus korona masih mengkhawatirkan.

    IHSG Selasa, 24 Maret 2020, perdagangan pagi dibuka di posisi 3.989, menguat sebanyak 20,17 poin atau setara 0,5 persen. Sedangkan LQ45 masih melemah sebesar 3,07 poin atau setara 0,5 persen ke posisi 580 dan JII terpantau tertekan sebanyak 1,45 poin atau setara 0,4 persen ke posisi 401.

    Pagi ini seluruh sektor bergerak bervariasi. Sektor pertambangan menanjak sebanyak 19,53 poin, sektor konsumer menguat sebanyak 1,11 poin, dan sektor perkebunan naik sebanyak 0,85 poin. Sedangkan sektor manufaktur turun 8,01 poin, sektor properti melemah 3,21 poin, dan sektor perdagangan tertekan 1,27 poin.

    Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 553 juta lembar saham senilai Rp865 miliar. Sebanyak 133 saham terpantau menguat, sebanyak 91 saham terlihat tertekan, sebanyak 87 saham tidak berubah, dan sebanyak 488 saham tidak diperdagangkan.

    Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper meyakini IHSG akan menguat terbatas hari ini. Penguatan didorong optimisme stimulus perekonomian terutama dari the Fed yang diperkirakan akan mendorong optimisme pasar.

    Dennies menjelaskan investor akan terus memantau perkembangan virus korona karena virus tersebut saat ini merupakan katalis utama pergerakan pasar. "Namun pernguatan diperkirakan masih terbatas akibat penyebaran virus korona terutama dari dalam negeri dan volatilitas nilai tukar rupiah," ucapnya.

    Di sisi lain, saham-saham di Wall Street turun tajam pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Hal itu terjadi sekalipun Federal Reserve telah meluncurkan langkah-langkah baru yang luas dan lebih agresif untuk mendukung ekonomi yang terpukul akibat meluasnya wabah covid-19.

    Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 582,05 poin atau 3,04 persen menjadi 18.591,93. Indeks S&P 500 jatuh 67,52 poin atau 2,93 persen menjadi 2.237,40. Indeks Komposit Nasdaq ditutup berkurang 18,84 poin atau 0,27 persen menjadi 6.860,67.

    Sebanyak 10 dari 11 sektor utama S&P 500 berakhir lebih rendah, dengan sektor energi terpuruk 6,65 persen, merupakan sektor berkinerja terburuk. Consumer discretionary menguat 0,35 persen, satu-satunya yang berhasil membukukan kenaikan di antara sektor-sektor lainnya.




    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id