OJK Sesuaikan Waktu Penetapan Daftar Efek Syariah

    Husen Miftahudin - 22 Mei 2020 09:11 WIB
    OJK Sesuaikan Waktu Penetapan Daftar Efek Syariah
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan penyesuaian waktu penetapan Daftar Efek Syariah (DES) periode pertama 2020. Hal tersebut sebagai dampak dari perpanjangan batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan dan laporan tahunan bagi emiten dan perusahaan publik sampai dengan berakhirnya Mei 2020.

    Dalam keterangan tertulis yang ditandatangani Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I OJK Djustini Septiana, penetapan DES periode pertama 2020 disesuaikan menjadi paling lambat lima hari kerja sebelum berakhirnya Juli 2020. Ketentuan ini berlaku efektif 1 Agustus 2020.

    Sesuai dengan ketentuan pasal 5 ayat (1) huruf a Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 35 Tahun 2017 tentang Kriteria dan Penerbitan Daftar Efek Syariah, penetapan DES periode pertama 2020 seharusnya dilakukan paling lambat lima hari kerja sebelum berakhirnya Mei 2020 dan berlaku efektif pada 1 Juni 2020.

    "Laporan keuangan emiten dan perusahaan publik merupakan salah satu dasar untuk melakukan seleksi untuk menentukan suatu saham dapat dikategorikan sebagai saham syariah dalam rangka penetapan Daftar Efek Syariah," jelas Djustini dikutip Medcom.id, Jumat, 22 Mei 2020.

    Sementara terkait penetapan saham emiten yang melakukan penawaran umum saham sebagai efek syariah yang ditetapkan setelahnya, dinyatakan tetap berlaku sampai dengan diterbitkannya DES periode pertama 2020.

    Hal ini sesuai dengan Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-76/D.04/2019 tentang Daftar Efek Syariah pada 22 November 2019, beserta Keputusan Dewan Komisioner OJK terkait penetapan saham emiten yang melakukan penawaran umum saham sebagai efek syariah.

    Sebelumnya, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) pasar modal Indonesia yang terdiri dari PT Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Klliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengeluarkan sejumlah kebijakan demi menjaga keberlangsungan pasar modal di tengah volatilitas pasar yang dipenuhi ketidakpastian akibat pandemi virus korona (covid-19).

    OJK dan SRO juga memberikan sejumlah stimulus kepada stakeholders pasar modal untuk memberikan kepastian hukum dalam menghadapi situasi pandemi saat ini. Di antaranya, memperpanjang batas waktu penyampaian laporan keuangan tahunan 2019, laporan tahunan bagi emiten dan perusahaan publik, termasuk perusahaan tercatat, yaitu selama dua bulan dari batas waktu penyampaian.



    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id