Ini Jurus Perusahaan Leasing Bertahan di Masa Pandemi

    Husen Miftahudin - 25 September 2020 14:23 WIB
    Ini Jurus Perusahaan <i>Leasing</i> Bertahan di Masa Pandemi
    Ilustrasi perusahaan leasing - - Foto: Medcom
    Jakarta: Ketua Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) Suwandi Wiratno mengatakan gejolak perekonomian yang terjadi selama masa pandemi covid-19 membuat perusahaan pembiayaan (leasing) harus bisa menjalankan jurus-jurus tambahan. Tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan leasing ialah menjaga arus kas perusahaan selama masa pandemi.

    "Bagaimana menjaga cash flow dan collection harus baik agar perusahaan bisa terus berjalan. Walaupun buying power saat ini juga menurun, tapi tetap harus ada booking yang bagus agar cash flow perusahaan ini tetap baik," ungkap Suwandi dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Jumat, 25 September 2020.

    Terkait hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebenarnya sudah mengeluarkan kebijakan restrukturisasi kredit bagi perbankan dan perusahaan pembiayaan. Namun, perusahaan leasing juga diharapkan membuat langkah inovatif pembiayaan dengan mengembangkan kapasitas finansial dan peningkatan parameter manajemen risiko.

    Sejalan dengan arahan tersebut, Presiden Direktur Akulaku Finance Indonesia Efrinal Sinaga menyebutkan bahwa perusahaannya telah secara aktif menjalankan persiapan lengkap untuk menjawab tantangan di masa pandemi. Persiapan pertama adalah dengan melaksanakan arahan OJK dalam melaksanakan kebijakan restrukturisasi.

    Hingga Juli 2020, Akulaku Finance telah merestrukturisasi 13.876 debitur dengan nilai outstanding mencapai sebanyak Rp47,3 miliar, dari total kontrak pengajuan keringanan yang mencapai 36.478 nasabah.

    "Persiapan selanjutnya adalah dengan meningkatkan risk management melalui peningkatan parameter mitigasi manajemen risiko. Ketiga dengan cara memperkuat kompetensi karyawan Akulaku Finance terkait peraturan industri pembiayaan dan perlindungan konsumen," urainya.

    Untuk menjamin kualitas materi dan tenaga pengajar yang berpengalaman di industri pembiayaan, Akulaku menggandeng APPI untuk memberikan pelatihan mendalam terkait regulasi, good practice, bad practice, serta kasus-kasus yang terjadi di industri pembiayaan kepada puluhan pegawai level managerial ke atas.

    Dalam hal peningkatan parameter manajemen risiko, Akulaku terus meningkatkan kualitas pembiayaan dengan meningkatkan akurasi data melalui verifikasi data, scoring calon debitur, asuransi atas objek pembiayaan, dan asuransi jiwa bagi nasabah. Selain itu, peningkatan kompetensi karyawan dilakukan melalui pelatihan tentang berbagai peraturan terkait industri pembiayaan serta peraturan perlindungan konsumen.

    "Dua peraturan ini dinilai sangat penting untuk dijadikan patokan supaya Akulaku bisa lebih meningkatkan pelayanan untuk menjaga loyalitas konsumen," tegas Efrinal.

    Adapun prinsip perlindungan konsumen yang dimaksud adalah transparansi informasi yang disampaikan ke konsumen secara jelas, perlakuan adil kepada konsumen untuk mendapatkan akses yang setara pada produk keuangan sesuai klasifikasi yang ditentukan, pelayanan yang andal dan akurat di mana sistem prosedur dan infrastruktur serta sumber daya manusia harus mumpuni dan profesional, menjamin kerahasiaan data pribadi konsumen, dan juga penanganan pengaduan serta penyelesaian sengketa konsumen secara cepat.

    Menurutnya, semua hal tersebut akan terus ditingkatkan oleh Akulaku selaku penyedia jasa pembiayaan berbasis digital yang mengedepankan aspek excellence dalam berbagai aspek operasionalnya.

    "Dengan melakukan berbagai penguatan sistem internal, sumber daya manusia, serta mengikuti arahan regulator, Akulaku optimistis dapat memitigasi dampak pandemi covid-19," pungkas Efrinal. 


    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id