Prudential Indonesia Pasarkan Produk Unit Link Virtual saat Pandemi

    Angga Bratadharma - 23 Juni 2020 08:15 WIB
    Prudential Indonesia Pasarkan Produk Unit Link Virtual saat Pandemi
    President Director Prudential Indonesia Jens Reisch. FOTO: Prudential Indonesia
    Jakarta: PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mendapatkan izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan pemasaran produk asuransi unit link secara tatap muka virtual. Adapun produk yang dipasarkan diharapkan memberi efek positif terhadap perlindungan diri nasabah dan nantinya aktivitas bisnis di masa mendatang.

    Hal ini merupakan tanggapan terhadap kebijakan terbaru dari OJK yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 18/D.05/2020 terkait penyesuaian teknis pelaksanaan pemasaran Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI)/unit link bagi perusahaan asuransi.

    "Kami telah memperoleh izin dari OJK untuk memasarkan produk unit link melalui tatap muka virtual," kata President Director Prudential Indonesia Jens Reisch, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa, 23 Juni 2020.

    Ia menambahan didukung kapabilitas digital yang terintegrasi secara end-to-end serta sistem pemasaran PRUCekatan yang dikembangkan dan dikelola secara langsung oleh Prudential Indonesia, kini nasabah dan juga calon nasabah dapat berkonsultasi dengan tenaga pemasar terkait kebutuhan asuransinya.

    "Dan melakukan pengajuan asuransi jiwa kapan pun dan di wilayah Indonesia mana pun secara nyaman dan yang terpenting aman," tuturnya.
     
    Selama masa pandemi akibat mewabahnya covid-19, Prudential Indonesia memasarkan produk unit link secara tatap muka virtual melalui sistem pemasaran PRUCekatan, singkatan dari 'Cepat Tanpa Harus Berdekatan'. Penjualan produk unit link ini melengkapi jajaran produk asuransi tradisional yang telah tersedia terlebih dahulu melalui layanan virtual sejak 1 April 2020.

    Prudential Indonesia percaya bahwa ketersediaan ini akan menjawab kebutuhan akan perlindungan asuransi jiwa, kesehatan, dan finansial yang menyeluruh di tengah berbagai keterbatasan oleh kebijakan pemerintah. Prudential Indonesia sudah mengantisipasi bahwa seluruh proses penjualan akan dilakukan secara digital seperti yang terjadi saat ini.

    Sebelum kebijakan OJK ini dikeluarkan, Prudential Indonesia telah lebih dahulu membangun infrastruktur digital yang terintegrasi agar kebutuhan nasabah. Mulai dari pengajuan aplikasi, penerbitan polis, konsultasi dengan tenaga pemasar, hingga informasi performa polis serta pengajuan dan persetujuan klaim dapat dilakukan secara online dengan cepat dan aman.

    "Dengan pemanfaatan teknologi digital yang didukung oleh lebih dari 260 ribu jumlah tenaga pemasar kami akan terus memberikan edukasi melalui pengalaman yang lebih menarik, sehingga akan mendorong literasi dan inklusi asuransi di Indonesia," tutup Jens.



    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id