Chandra Asri Catat Laba Bersih USD51,5 Juta di 2020

    Annisa ayu artanti - 03 Maret 2021 17:43 WIB
    Chandra Asri Catat Laba Bersih USD51,5 Juta di 2020
    Ilustrasi proyek yang digarap PT Chandra Asri Petrochemical Tbk - - Foto: dok Chandra Asri



    Jakarta: PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) membukukan laba bersih sebesar USD51,5 juta sepanjang 2020. Angka tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan perolehan laba tahun sebelumnya yang sebesar USD23,6 juta.

    Berdasarkan laporan keterangan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 3 Maret 2021, peningkatan laba signifikan disebabkan oleh penyesuaian pajak dan program pengurangan biaya struktural yang dilakukan perseroan.






    "Kami membukukan EBITDA full year 2020 sebesar USD187 juta dan laba bersih setelah pajak sebesar UDD51,5 juta, lebih dari dua kali lipat angka full year 2019," kata Direktur TPIA Suryandi.

    Namun, perusahaan mencatat penurunan pendapatan dan beban pokok pendapatan masing-masing sebesar empat persen. Pendapatan perusahaan tercatat menjadi USD1,806 juta. Penurunan pendapatan disebabkan oleh harga jual yang lebih rendah seperti ethylene dan polyethylene turun tajam menjadi USD720 per ton dan USD902 per ton. Sementara beban pokok pendapatan turun dari USD1,709 juta menjadi USD1,641 juta.

    Sedangkan untuk jumlah aset, perseroan mencatat peningkatan sebesar 4,1 persen menjadi USD3,59 miliar pada 31 Desember 2020, dibandingkan dengan USD3,45 miliar pada 31 Desember 2019. Peningkatan aset disebabkan oleh peningkatan kas dan setara kas yang mencerminkan peningkatan kas bersih yang dihasilkan dari operasi, serta penerimaan dari penerbitan obligasi rupiah pada 2020.

    Jumlah liabilitas tercatat juga meningkat menjadi USD1,78 miliar dari USD1,69 miliar pada periode 2019. Peningkatan liabilitas tersebut terutama disebabkan oleh utang usaha yang lebih tinggi.

    "Perbaikan kinerja ditutup dengan neraca yang kuat, yang terdiri dari total kumpulan likuiditas sebesar USD1,2 miliar termasuk kas dan setara kas sebesar USD919 juta pada akhir 2020," ucapnya.

    Dengan posisi tersebut perseroan optimistis menjalankan operasional di 2021 serta menangkap peluang pertumbuhan yang muncul seiring dengan kembalinya pertumbuhan PDB dan rebound perekonomian dengan optimisme yang didukung oleh adanya vaksin.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id