Pamor Emas Perlahan Memudar dalam Sepekan

    Angga Bratadharma - 28 November 2020 10:32 WIB
    Pamor Emas Perlahan Memudar dalam Sepekan
    Ilustrasi. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
    Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan di sepanjang pekan ini terlihat bergerak melemah dan kian menjauh dari level Rp1 juta per gram. Membaiknya kondisi perekonomian membuat investor lebih melirik investasi dengan imbal hasil tinggi disertai risiko tinggi ketimbang logam mulia seperti emas.

    Mengutip Logam Mulia Antam, Sabtu, 28 November, harga emas di awal pekan atau tepatnya Senin, 23 November, berada di posisi Rp856 ribu per gram. Lalu pada Selasa, 24 November, harga emas melemah ke posisi Rpp839 ribu per gram. Kemudian pada Rabu, 25 November, harga emas kembali melemah ke level Rp829 ribu per gram.

    Sedangkan pada Kamis, 26 November, harga emas Antam stabil di posisi Rp829 ribu per gram. Kemudian pada akhir pekan atau tepatnya Jumat, 27 November, harga emas Antam melemah ke posisi Rp826 ribu per gram. Ekonomi yang mulai pulih membuat investor lebih melirik investasi yang memberikan imbal hasil tinggi, seperti di pasar saham.

    Di sisi lain, harga emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena pasar mencerna berita vaksin covid-19. Kontrak emas teraktif untuk pengiriman Februari turun USD23,1 atau 1,28 persen menjadi di USD1.788,1 per ons.

    Perak untuk pengiriman Maret turun 80,7 sen atau 3,44 persen menjadi USD22,639 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Januari turun sebanyak USD5 atau 0,52 persen menjadi USD964,8 per ons.

    Indeks dolar AS jatuh, yang biasanya akan mendukung emas. Tetapi analis pasar percaya itu tidak berdampak pada logam mulia karena investor telah menggunakan dolar AS sebagai tempat berlindung yang aman yang mirip dengan emas selama pandemi covid-19. Emas merosot 4,5 persen dalam seminggu.

    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat melonjak pada akhir perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dengan Nasdaq membukukan rekor baru. Penguatan terjadi usai Hari Thanksgiving dan di tengah berita positif tentang vaksin covid-19 yang menjadi harapan agar pandemi bisa segera berakhir.

    Indeks Dow Jones Industrial Average naik 37,90 poin atau 0,13 persen, menjadi 29.910,37. S&P 500 naik 8,7 poin atau 0,24 persen menjadi 3.638,35. Indeks Komposit Nasdaq melonjak 111,44 poin atau 0,92 persen menjadi 12.205,85. Sebelumnya pada hari itu, Nasdaq mencapai tertinggi sepanjang masa di 12.236,23.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id