Berburu Cuan! Ini Tiga Hal Penting dalam Menentukan Partner Bank Prioritas

    Husen Miftahudin - 20 April 2021 08:38 WIB
    Berburu <i>Cuan</i>! Ini Tiga Hal Penting dalam Menentukan Partner Bank Prioritas
    Ada beberapa hal penting dalam menentukan partner bank prioritas. FOTO: DBS Indonesia



    Jakarta: Pergerakan ekonomi saat ini semakin cepat dan menghadirkan beragam peluang dalam mengembangkan kekayaan. Pesatnya perkembangan teknologi digital turut mempermudah akses ke berbagai pilihan instrumen investasi.

    Namun, masih banyak masyarakat Indonesia yang ragu dalam memanfaatkan peluang dan kemudahan yang ada lantaran kurangnya waktu dan informasi untuk mengkaji perkembangan pasar. Alhasil, tidak sedikit yang kemudian memilih untuk menyimpan dana yang dimiliki di produk tradisional seperti deposito ataupun tabungan biasa.

     



    Karena itu, bank prioritas dapat berperan sebagai mitra keuangan yang secara aktif menelaah potensi pengembangan kekayaan karena mencermati preferensi dan aspirasi nasabah. Proses pengambilan keputusan keuangan akan semakin lebih mudah dengan adanya intuitive wealth management strategy, sehingga nasabah yakin berinvestasi akurat di saat yang tepat.

    Consumer Banking Director PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung membeberkan tiga hal penting dalam menentukan partner bank prioritas yang tepat. Pertama, proaktif dalam menganalisa peluang, bukan hanya saat diminta

    Rudy meminta agar nasabah secara proaktif melakukan pemantauan dan analisa mendalam atas berbagai data dan pandangan keuangan terkini. Serta secara berkesinambungan mengkaji peluang yang ada, termasuk dalam bentuk langkah keuangan yang dibutuhkan.

    "Bersama dukungan partner proaktif, keputusan finansial akan jauh lebih jelas dan tajam dengan memanfaatkan beragam kemungkinan peluang investasi," ungkap Rudy, dalam siaran persnya, Selasa, 20 April 2021.

    Kedua, tim ahli yang andal dan berpengalaman Menurutnya, perkembangan dunia investasi yang pesat membutuhkan pendekatan yang cermat dan terintegrasi. Selidiki cara pandang dan proses penyusunan strategi keuangan dari partner perbankan.

    Setidaknya ada tiga hal utama yang partner bank prioritas perlu untuk selalu ikuti di tengah perkembangan pesat ini, yakni tim ahli andal (team of experts), bergerak berdasarkan data (data-driven operating model), dan optimalisasi portofolio yang mencermati kebutuhan nasabah (customer science).

    "Data-driven operating model adalah suatu kerangka kerja dengan proses dan infrastruktur yang ditujukan mengoperasionalkan data internal dan eksternal secara efektif dan optimal, sebagai landasan untuk menyusun strategi keuangan yang tepat guna," sebutnya menjelaskan.

    Dalam penyusunan strategi keuangan, penting untuk mencakup kemungkinan kebutuhan nasabah secara akurat. Juga diperlukan penerapan customers science atau model analisa secara dinamis dan ekstensif yang merupakan perpaduan antara teknologi, behavioral science, dan data finansial nasabah.

    "Dengan dukungan tim ahli yang bergerak dinamis, maka strategi investasi tiap nasabah dapat dipertajam dan disampaikan di saat yang tepat," urai Rudy.

    Ketiga kapabilitas teknologi digital Keberadaan teknologi saat ini terintegrasi dalam beragam aspek kehidupan, termasuk pengelolaan keuangan dan kekayaan. Teknologi digital andal sangat penting untuk mendukung kemudahan akses, kecepatan, kenyamanan, dan keamanan bertransaksi keuangan, termasuk kelengkapan produk investasi untuk bertransaksi secara real-time.

    "Teknologi digital juga memungkinan nasabah untuk mendapatkan informasi akurat sedini mungkin melalui media preferensi mereka, dan dapat melaksanakan transaksi kapanpun dimanapun. Sehingga nasabah tidak akan melewatkan peluang yang bermanfaat," pungkas Rudy.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id