Tak Setor Dividen, Wijaya Karya Tahan Laba Jadi Cadangan

    Annisa ayu artanti - 28 Mei 2021 15:39 WIB
    Tak Setor Dividen, Wijaya Karya Tahan Laba Jadi Cadangan
    Ilustrasi Gedung Wika - - Foto: dok Medcom



    Jakarta: Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2020 meski mencatatkan laba bersih sebesar Rp185,8 miliar.

    "RUPS ini juga menyetujui perseroan untuk mengalokasikan seluruh laba bersih perseroan sebagai cadangan," ungkap Sekretaris Perusahaan Wika Mahendra Vijaya, dalam keterangan resmi, Jumat, 28 Mei 2021.

     



    Meski demikian, Mahendra menjelaskan capaian laba bersih tersebut lebih tinggi dari RKAP review perseroan yang telah disesuaikan akibat dampak pandemi covid-19.

    Dalam RUPS juga disampaikan perolehan kontrak baru WIKA pada 2020 sebesar Rp23,37 triliun sehingga membukukan order booked sebesar Rp98,08 triliun.

    "Manajemen ingin mengupayakan kondisi perseroan tetap sehat, di mana langkah yang kami ambil adalah melakukan proses bisnis yang adaptif dan tangguh bertahan di tengah pandemi," jelasnya.
     
    Sebagai perusahaan EPC, WIKA terus membangun komunikasi aktif dan berusaha untuk menyelaraskan kepentingannya dengan kepentingan pemilik proyek.

    "Dengan demikian, jadwal maupun progres proyek tetap terjaga dan memenuhi harapan dari para pemangku kepentingan," imbuhnya.

    Tak hanya itu, RUPST menyetujui susunan pengurus perseroan sesuai dengan usulan dari pemegang saham seri A Dwiwarna, yaitu:

    Dewan Komisaris


    Komisaris Utama: Jarot Widyoko.
    Komisaris: Satya Bhakti Parikesit.
    Komisaris: Firdaus Ali.
    Komisaris: Edy Sudarmanto.
    Komisaris Independen: Adityawarman.
    Komisaris Independen: Harris Arthur Hedar.
    Komisaris Independen: Suryo Hapsoro Tri Utomo.

    Dewan Direksi

    Direktur Utama: Agung Budi Waskito.
    Direktur Human Capital dan Pengembangan: Mursyid.
    Direktur Quality, Health, Safety and Environment: Rudi Hartono.
    Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Ade Wahyu.
    Direktur Operasi I: Hananto Aji.
    Direktur Operasi II: Harum Akhmad Zuhdi.
    Direktur Operasi III: Sugeng Rochadi.


    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id