Sesi Siang: IHSG Ambruk dan Rupiah Perkasa

    Angga Bratadharma - 15 Oktober 2021 13:04 WIB
    Sesi Siang: IHSG Ambruk dan Rupiah Perkasa
    Ilustrasi. FOTO: Medcom.id



    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi siang terpantau terpental ke area merah. Sedangkan nilai tukar rupiah terlihat perkasa ketimbang perdagangan pada pagi tadi seiring jatuhnya imbal hasil obligasi Pemerintah AS terutama yang bertenor 10 tahun.

    IHSG Jumat, 15 Oktober 2021, perdagangan siang berakhir di posisi 6.589, melemah 0,55 persen atau setara 36 poin ketimbang pada pagi tadi di 6.645. Sedangkan menurut Bloomberg, nilai tukar rupiah pada perdagangan siang menguat 0,19 persen atau setara 27 poin ke level Rp14.090 ketimbang pada pagi tadi di Rp4.125 per USD.

     



    Sementara itu, bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street berhasil menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) didorong oleh laporan pendapatan emiten yang berada di atas ekspektasi pasar.
     
    Kelompok S&P melejit 500 poin menjadi 4.438,26 atau tertinggi sejak Maret tahun lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 534,75 poin, atau 1,6 persen menjadi 34.912,56. Sementara Nasdaq Composite naik 1,7 persen pada 14.823,43.

    Sebanyak tiga kelompok saham utama tersebut berhasil mencetak laba yang tinggi yakni laba S&P 500 dan Dow Jones naik dua persen, Nasdaq Composite sekitar empat persen. Adapun pendapatan kuartal ketiga sejumlah emiten meningkat, khususnya bank-bank besar.

    Sedangkan USD ditutup lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) karena investor meramal The Fed mulai menaikkan bunga acuan dan mengurangi stimulus moneter bulan depan.
     
    Indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya turun 0,036 persen pada 93,982. Sementara indeks Euro datar terhadap dolar AS, pada 1,15955. Poundsterling naik 0,15 persen terhadap dolar, pada 1,36815.
     
    Dolar Australia, yang dipandang sebagai proksi likuid menguat 0,47 persen terhadap dolar AS di 0,7414. Dolar Selandia Baru juga menguat 0,93 persen pada 0,7030 atau angka tertinggi dalam 2,5 minggu.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id