comscore

CIMB Niaga: Digitalisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis Bank Masa Depan

Angga Bratadharma - 28 Oktober 2021 08:41 WIB
CIMB Niaga: Digitalisasi Jadi Kunci Pertumbuhan Bisnis Bank Masa Depan
Ilustrasi. FOTO: CIMB Niaga
Jakarta: Digitalisasi diyakini menjadi salah satu kunci bagi industri perbankan agar terus tumbuh secara berkelanjutan, baik di masa kini maupun masa depan. Pasalnya, sebagian besar nasabah yang kini telah terbiasa menggunakan beragam platform berbasis digital akan terus bergantung kepada layanan tersebut, meskipun kelak pandemi covid-19 berakhir.

Karena itu, tidak ada pilihan lain bagi perbankan selain terus berinovasi dan mendigitalisasi proses bisnisnya, sehingga tetap relevan dengan kebutuhan nasabah di era digital. Sejatinya, tren digitalisasi bukan hal baru bagi sebagian perbankan yang telah melakukan transformasi digital jauh sebelum pandemi.
Bagi PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), digitalisasi merupakan elemen integral dari lima pilar strategi utama perusahaan, bersama empat pilar lainnya yaitu fokus pada keahlian utama, peningkatan CASA, disiplin dalam pengelolaan biaya, serta penjagaan modal dan keseimbangan budaya risiko.

Head of Digital Banking, Branchless, and Partnership CIMB Niaga Bambang Karsono Adi mengatakan sebagai bagian dari strategi utama digitalisasi diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan bisnis yang bisa diandalkan. CIMB Niaga akan terus meningkatkan customer experience melalui layanan perbankan digital yang komprehensif.

Hal itu, tambahnya, seperti aplikasi digital banking OCTO Mobile dan internet banking OCTO Clicks bagi nasabah consumer banking, serta BizChannel@CIMB yang merupakan internet banking bagi nasabah korporasi, Pada saat yang sama, secara internal, CIMB Niaga juga mendigitalisasi tools untuk mempercepat proses internal.

"Serta mempermudah relationship manager dalam memberikan layanan yang baik kepada nasabah,” kata Bambang, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 Oktober 2021.

Selain itu, lanjut Bambang, CIMB Niaga juga melakukan upaya digitalisasi melalui pengembangan Application Programming Interface (API) Open Banking yang memungkinkan kolaborasi dengan para pemain di ekosistem digital seperti financial technology, e-commerce, travel, dan beragam layanan finansial lainnya.

"Beberapa inovasi pengembangan aplikasi digital dilakukan secara internal dengan agile process. Selain itu, proses digitalisasi juga ditopang dengan infrastruktur teknologi informasi dan sistem keamanan berlapis yang kuat, sehingga dapat mendukung transformasi digital secara berkelanjutan," pungkas Bambang.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id