BI-PP Muhammadiyah Kolaborasi untuk Akselerasi Penguatan Ekonomi dan Keuangan Syariah

    Husen Miftahudin - 20 September 2021 14:48 WIB
    BI-PP Muhammadiyah Kolaborasi untuk Akselerasi Penguatan Ekonomi dan Keuangan Syariah
    Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. FOTO: Medcom.id/Ilham Wibowo



    Jakarta: Bank Indonesia (BI) berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan mempererat persaudaraan dengan berbagai komponen masyarakat dalam mengakselerasi ekonomi dan keuangan syariah. Hal itu guna mendorong pemulihan ekonomi nasional termasuk dengan unsur organisasi masyarakat (ormas).

    Berangkat dari hal tersebut, Bank Indonesia dan PP Muhammadiyah menandatangani nota kesepahaman yang digelar secara virtual demi memperkuat kerja sama. Di tengah pandemi covid-19 semua pihak harus bangkit dan optimistis dalam menjalin sinergi, mempererat persaudaraan, merapatkan barisan berjamaah, serta bersama berikhtiar menghadapi tantangan.

     



    "Kerja sama ini melanjutkan kerja sama sebelumnya yang telah dilakukan juga dengan sejumlah kalangan seperti ormas Islam dan asosiasi, dan ke depan akan terus dikembangkan kerja sama dengan berbagai pihak atau ormas lainnya," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 20 September 2021.

    Lebih lanjut, Perry menuturkan, tiga aspek penting dalam bekerja sama dengan PP Muhammadiyah. Pertama, pengembangan ekonomi syariah melalui pemberdayaan ekonomi berbasis umat. Beberapa pendekatan dalam pengembangan tersebut di antaranya pendekatan klasterisasi kelompok, peningkatan kapasitas bantuan teknis, akses pembiayaan dan digitalisasi.

    Kedua, ilmu yang diamalkan. Dalam implementasinya bank sentral melakukan berbagai program pengembangan ekonomi keuangan syariah diantaranya dalam bentuk pelatihan, berbagai program pemberdayaan ekonomi, dan keuangan syariah termasuk mengelola wakaf produktif.

    "Ketiga, menjaga silaturahmi dan saling tolong menolong, saling mengingatkan, dan mengajarkan dalam hal kebajikan," papar Perry.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir turut menyampaikan dua hal yang menjadi harapan dalam pengembangan ekonomi syariah. Pertama, untuk meningkatkan kualitas ekonomi umat dari menengah agar naik kelas ke tingkat atas dalam kualitas unggul dan terbaik.

    "Kedua, ekonomi dan keuangan syariah diharapkan mampu hadir secara nyata dan semakin baik untuk mengangkat harkat martabat dan memajukan UMKM, mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan sosial, serta masalah ekonomi yang dihadapi umat terutama akibat dampak pandemi," urai dia.

    Dalam rilis tersebut, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengharapkan agar pengukuhan kerja sama antara Bank Indonesia dengan PP Muhammadiyah dapat menjadi bagian dari upaya kebangkitan ekonomi umat dalam berkontribusi mendorong pemulihan ekonomi nasional.

     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id