OJK Bubarkan Dua Penyelenggara Dana Pensiun

    Husen Miftahudin - 29 Juli 2020 11:32 WIB
    OJK Bubarkan Dua Penyelenggara Dana Pensiun
    Ilustrasi OJK - - Foto: MI/ Ramdani
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membubarkan dua penyelenggara dana pensiun, yakni Dana Pensiun Pekerja Hotel Aryaduta Jakarta dan Dana Pensiun Tambi. Pembubaran keduanya dilakukan atas permohonan pendiri penyelenggara dana pensiun tersebut.

    Pembubaran Dana Pensiun Pekerja Hotel Aryaduta Jakarta dilakukan melalui Keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-30/D.05/2020 pada 13 Juli 2020. Pembubaran ini terhitung efektif sejak 1 Oktober 2019.

    Dalam pengumuman yang ditandatangani Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) I OJK Anggar Budhi Nuraini, pembubaran Dana Pensiun Pekerja Hotel Aryaduta dilakukan atas permohonan pendiri, yaitu PT Lippo Karawaci Tbk. Pendiri beralasan tidak dapat memenuhi regulasi yang berlaku di bidang dana pensiun.


    "Pendiri juga telah memutuskan untuk menutup kegiatan operasional Hotel Aryaduta Jakarta serta melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) kepada seluruh karyawan Hotel Aryaduta Jakarta," ungkap Anggar, Rabu, 29 Juli 2020.

    Atas keputusan pembubaran tersebut, regulator menetapkan Tim Likuidasi Dana Pensiun Pekerja Hotel Aryaduta Jakarta. Muhammad Hisyam Salim selaku ketua dan R. Edy Kusbudiwiarto sebagai anggota.

    Anggar menjelaskan, tim Likuidasi bertugas melaksanakan proses likuidasi sesuai dengan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9/POJK.05/2014 tentang Pembubaran dan Likuidasi Dana Pensiun.

    "Otoritas Jasa Keuangan mengimbau peserta Dana Pensiun Pekerja Hotel Aryaduta Jakarta untuk tetap tenang karena dana peserta akan dialihkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan dengan memenuhi ketentuan yang berlaku," paparnya.

    Sementara itu, OJK melalui Keputusan Dewan Komisioner Nomor KEP-32/D.05/2020 pada 17 Juli 2020 juga membubarkan Dana Pensiun Tambi, yang beralamat di Kantor Pusat Jalan T. Jogonegoro 39 Wonosobo. Pembubaran ini terhitung efektif sejak 30 Juni 2020.

    "Pembubaran tersebut dilakukan atas permohonan pendiri Dana Pensiun Tambi, yaitu PT Perkebunan Tambi, dengan alasan bahwa pengelolaan program pensiun akan dialihkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan," ungkap Anggar.

    Keputusan tersebut juga menetapkan Tim Likuidasi Dana Pensiun Tambi dengan Dedy Sunarka sebagai ketua. Kemudian, Fitria Agustina Nursita dan Meggie Satriya Hasta Candra ditetapkan sebagai anggota.


    OJK juga mengimbau agar peserta Dana Pensiun Tambi tetap tenang. "Dana peserta akan dialihkan ke Dana Pensiun Lembaga Keuangan dengan memenuhi ketentuan yang berlaku," tutup Anggar. 

    (Des)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id