Antam Catat Transaksi Jual-Beli Emas Masih Normal

    Annisa ayu artanti - 28 Juli 2020 16:56 WIB
    Antam Catat Transaksi Jual-Beli Emas Masih Normal
    Emas Antam. Foto: Antara/Yudhi Mahatma
    Jakarta: PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatat transaksi jual-beli emas masih normal meskipun harga Logam Mulia terus terkerek.

    "Hingga saat ini, kami mencatat transaksi pelanggan masih relatif normal," ujar Vice President of Precious Metals Sales and Marketing Antam Iwan Dahlan kepada Medcom.id, Selasa, 28 Juli 2020.

    Namun, Iwan sedikit merinci bahwa penjualan emas Antam mengalami peningkatan dibandingkan periode-periode sebelumnya.

    "Antam mencatatkan penjualan emas relatif lebih tinggi dibanding sebelumnya," ucapnya.

    Di sisi lain, mengacu harga emas dan minat masyarakat untuk berinvestasi emas, tambah Iwan, pihaknya membuka semua peluang bisnis yang ada termasuk menyediakan kebutuhan logam mulia berukuran kecil.

    "Pada prinsipnya kami melihat semua peluang dan kemungkinan bisnis. Kami juga memperhatikan kebutuhan pelanggan. Sampai saat ini pecahan terkecil Antam hanya di 0,5 gram," tukasnya.

    Pada pembukaan perdagangan hari ini harga emas milik Antam tembus hingga Rp1 juta. Gerak emas Antam mencapai level tertingginya setelah terus menanjak dalam beberapa pekan.
     
    Mengutip laman Logam Mulia Antam, Selasa, 28 Juli 2020, harga emas dibanderol Rp1,02 juta per gram atau naik Rp25 ribu per gram dari harga sebelumnya yang sebesar Rp997 ribu per gram.
     
    Serupa, harga pembelian kembali (buyback) emas juga naik tajam Rp23 ribu per gram atau dibanderol sebesar Rp919 ribu per gram.



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id