Minat IPO Masih Tinggi Meski Pandemi

    Annisa ayu artanti - 17 September 2020 18:49 WIB
    Minat IPO Masih Tinggi Meski Pandemi
    Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Medcom.id/Desi Angriani
    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat minat perusahaan bergabung ke pasar modal Indonesia masih tinggi meskipun pandemi covid-19 belum mereda.

    Direktur Utama BEI Inarno Djajadi mengatakan di era kenormalan baru (new normal) pihaknya terus melakukan digitalisasi dalam kegiatan bursa sehingga seluruh stakeholder nyaman dan bisa mengakses pasar modal dengan mudah tanpa kekhawatiran akan pandemi.

    Tercatat, jumlah perusahaan tercatat baru sepanjang 2020 berjumlah 46 perusahaan. Angka ini menjadikan bursa Tanah Air menjadi bursa dengan jumlah IPO tertinggi se-ASEAN.

    "Hingga kemarin telah terdapat 46 perusahaan yang melakukan IPO dan mencatatkan sahamnya di bursa efek Indonesia," kata Inarno di acara webinar dengan tema 'Digitalisasi di Pasar Modal Indonesia', Kamis, 17 September 2020.

    Inarno menambahkan jumlah perusahaan tersebut masih akan terus bertambah karena masih terdapat beberapa perusahaan lagi yang sedang melakukan penawaran umum.

    "Angka ini akan terus bertambah, mengingat masih terdapat empat calon perusahaan yang masih dalam proses melakukan penawaran umum," ucap Inarno.

    Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna Setia merinci empat perusahaan yang berencana melantai terdiri dari dua perusahaan yang bergerak di sektor properti, real estate, dan building. Lalu satu perusahaan dari sektor trade, services, dan investment. Serta satu perusahaan di sektor miscellaneous industry.

    Menurut Nyoman tingginya antusiasme perusahaan untuk menggalang dana di pasar modal masih tinggi karena dalam kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya. Pendanaan sangat penting bagi perusahaan untuk menjaga kelangsungan bisnis perusahaan.

    "Pendanaan tentunya merupakan salah satu komponen penting dalam keberlangsungan ekspansi bisnis dan operasional perusahaan terlebih pada saat kondisi saat ini dengan adanya pemberlakuan kembali PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)," kata Nyoman.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id