BI Bebaskan Biaya Transaksi QRIS untuk UMKM di Kenormalan Baru

    Antara - 30 Juni 2020 18:56 WIB
    BI Bebaskan Biaya Transaksi QRIS untuk UMKM di Kenormalan Baru
    Ilustrasi QR atau Quick Response Indonesia Standard (QRIS). Foto ; AFP.
    Jakarta: Bank Indonesia membebaskan biaya atau fee transaksi bagi pembayaran non-tunai Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi UMKM dalam rangka lebih mendorong penggunaan pembayaran non-tunai tersebut di masa normal baru.

    "Untuk lebih mendorong penggunaan payment non-tunai QRIS ini kami membebaskan biaya transaksi yang tadinya sebesar 0,75 persen menjadi 0 persen," ujar Asisten Direktur BI Ronggo Gundala Yudha dalam diskusi daring yang dikutip dari Antara, Selasa, 30 Juni 2020.

    Ronggo mengatakan bahwa hal tersebut tentunya diharapkan semakin mendorong tenant dan merchant untuk mau menggunakan pembayaran non-tunai QRIS.

    "Kami juga bekerja sama dengan para penyelenggara jasa pembayaran untuk membuka fitur pendaftaran online-nya, sehingga para merchant yang tadinya menggunakan QRIS sekarang sudah bisa daftar secara online, termasuk memberikan bimbingan melalui video call atau chatbot supaya mereka lebih mudah menggunakan QRIS," katanya.

    Menurut Ronggo, kondisi saat ini bukan alasan bagi kita untuk berhenti berinovasi, justru pada saat-saat inilah inovasi-inovasi itu muncul dan lahir.

    Untuk QRIS ternyata ada inovasi yang namanya fitur QRIS Tanpa Tatap Muka. Jadi kode QR-nya bisa dikirimkan oleh pedagang, nantinya dari kode tersebut tidak perlu dipindai lagi oleh konsumen sehingga tinggal disimpan gambarnya, kemudian dipilih aplikasinya dan langsung bisa bertransaksi.

    "Dari sisi kebijakan kami menyadari bahwa para pengguna QRIS kebanyakan berasal dari pedagang berskala mikro, sampai dengan Senin, 29 Juni 2020, merchant pengguna QRIS telah mencapai 3,7 juta merchant," ujar Asisten Direktur BI tersebut.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 2,5 juta pengguna QRIS merupakan merchant atau pelaku usaha berskala mikro.

    Quick Response Code Indonesian Standard atau biasa disingkat QRIS (dibaca KRIS) adalah penyatuan berbagai macam QR dari berbagai Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) menggunakan QR Code.

    QRIS dikembangkan oleh industri sistem pembayaran bersama dengan Bank Indonesia agar proses transaksi dengan QR Code dapat lebih mudah, cepat, dan terjaga keamanannya. Semua Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran yang akan menggunakan QR Code Pembayaran wajib menerapkan QRIS.
     



    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id