Stanchart Gandeng Batavia Prosperindo Optimalkan Instrumen Reksa Dana

    Angga Bratadharma - 29 April 2021 11:06 WIB
    Stanchart Gandeng Batavia Prosperindo Optimalkan Instrumen Reksa Dana
    Ilustrasi. AFP PHOTO/Isaac LAWRENCE



    Jakarta: Standard Chartered Bank Indonesia terus menggenjot laju bisnis meski ketidakpastian masih menghantui akibat pandemi covid-19 belum berakhir. Salah satu yang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) terkait penawaran produk reksa dana Batavia Global ESG Sharia Equity USD.

    Produk ini merupakan produk reksa dana offshore atau luar negeri pertama Stanchart yang dikelola aktif sesuai dengan prinsip-prinsip Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola Perusahaan yang baik atau Environment, Social & Good Corporate Governance (ESG). Dalam mengelola reksa dana ini, BPAM didukung oleh Blackrock, sebagai penasihat teknis.






    Batavia Global ESG Sharia Equity USD mengoptimalkan pengembalian total jangka panjang via pengelolaan investasi pada saham dari perusahaan-perusahaan di pasar global yang berfokus kuat di ESG, dengan penerapan prinsip-prinsip syariah. Sebanyak 80-100 persen dari investasi ditempatkan di ekuitas, dan 0-20 persen ditempatkan di instrumen pasar uang syariah.

    Produk investasi yang mengacu pada prinsip ESG ini menawarkan peluang tersendiri dengan mengoptimalkan potensi imbal hasil dalam jangka panjang dan mengelola risiko secara optimal dengan menghindari investasi di berbagai sektor kontroversial seperti alkohol, energi nuklir, senjata, rokok, perjudian, hiburan dewasa, dan sebagainya.

    Secara historis, perusahaan dengan profil ESG kuat memiliki pengelolaan usaha yang lebih baik dan memberikan pengembalian yang baik pula. Produk reksa dana ini juga merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat menjadi pilihan bagi para investor yang lebih memilih berinvestasi pada reksa dana dan saham-saham yang dikelola dengan prinsip syariah.

    Cluster CEO Indonesia & ASEAN Markets (Australia, Brunei & the Philippines) Standard Chartered Andrew Chia mengatakan Standard Chartered merupakan salah satu dari sejumlah bank yang memasukkan pertimbangan analisis sosial dan lingkungan ke dalam kerangka pengelolaan risiko sejak 1997.

    "Kami juga memiliki rekam jejak baik dalam bidang keuangan berkelanjutan, salah satunya dengan berpartisipasi dalam penerbitan sukuk hijau dari Pemerintah Republik Indonesia di 2020. ESG merupakan salah satu tema kunci strategi kami tahun ini," kata Andrew Chia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 29 April 2021.

    Presiden Direktur Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi menambahkan melalui tiga lapis pendekatan dalam unsur ESG-nya, Batavia Global ESG Sharia Equity USD menawarkan berbagai keuntungan bagi nasabah, terutama imbal hasil yang optimal, ketangguhan dalam menghadapi turbulensi dan krisis, dan dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan.

    "Pengelolaan produk ini didukung oleh BlackRock sebagai penasihat teknis, yang memiliki keunggulan teknologi dan sumber daya global. Kami percaya produk ini sejalan dengan tren yang sedang dan masih akan terus terjadi di dunia investasi, semakin banyak investor global yang meningkatkan alokasi dana mereka pada investasi dengan fokus ESG," pungkasnya.

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id