Adira Insurance Terus Tekankan Pentingnya Proteksi ke Masyarakat

    Angga Bratadharma - 29 April 2021 09:10 WIB
    Adira Insurance Terus Tekankan Pentingnya Proteksi ke Masyarakat
    Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI



    Jakarta: PT Asuransi Adira Dinamika Tbk (Adira Insurance) terus menekankan pentingnya perlindungan diri guna memproteksi dari segala risiko yang berpotensi terjadi kapan saja. Hal itu juga ditekankan kepada masyarakat agar aman dalam berkendara dan memiliki perlindungan kendaraan.

    Adapun jumlah kecelakaan lalu lintas di Indonesia dan kerugian materiil yang disebabkan terus menjadi kekhawatiran besar. Bahkan, selama periode Januari hingga Oktober 2020 lalu, Indonesia kerugian materiil hingga Rp163 miliar dari total 83.715 kecelakaan lalu lintas.






    Direktur Adira Insurance Wayan Pariama mengatakan Adira Insurance secara konsisten meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berperilaku selamat dan aman di jalan. Selama 10 tahun terakhir, semangat ini digaungkan lewat kampanye I Wanna Get Home Safely (IWGHS) dengan berbagai inisiatif untuk mendukung keselamatan jalan terbaik.

    "Melanjutkan semangat yang sama, tahun ini kami menghadirkan kampanye #SudahZiapAman untuk produk Autocillin yang mampu memberikan rasa aman saat berkendara dengan perlindungan dari risiko-risiko di jalan seperti kecelakaan, banjir, hingga huru-hara," kata Wayan, dalam konferensi pers virtual, Rabu, 28 April 2021.

    Belum lama ini, Adira Insurance memetakan profil keselamatan jalan di Indonesia melalui Road Safety Behavior Research, yang merupakan inisiatif dari kampanye IWGHS. Riset tersebut menyebutkan bahwa rata-rata indeks keselamatan berkendara di 15 kota yang disurvei adalah 76 persen, di mana ada kesenjangan antara pemahaman dalam keamanan berkendara.

    Pada konteks ini, pengetahuan 87 persen, kesadaran/sikap 83 persen, namun perilaku hanya 58 persen. Dalam berkendara, ada berbagai risiko tidak terduga yang mengintai pengendara. Kondisi keselamatan jalan di Indonesia secara umum masih belum memuaskan, karena sebagian besar pengguna jalan belum menerapkan perilaku keselamatan yang baik di jalan.

    Data Kementerian Perhubungan RI menyebutkan bahwa sebanyak 61 persen kecelakaan terjadi karena faktor manusia, 30 persen faktor sarana prasarana, dan sembilan persen faktor pemenuhan persyaratan laik jalan. Keamanan dan keselamatan di jalan tidak hanya ditujukan untuk diri sendiri, tetapi untuk kepentingan bersama.

    Belum lagi, Wayan mengatakan, risiko-risiko yang harus ditanggung apabila terjadi musibah saat berkendara di jalan. Sebagai contoh, saat mengalami kecelakaan beruntun, ada pihak-pihak lain yang juga dirugikan dari musibah tersebut. Oleh sebab itu, penting untuk memiliki asuransi kendaraan yang mampu melindungi secara lengkap baik diri sendiri maupun orang lain.

    "Termasuk tanggung jawab pihak ketiga, yang merupakan salah satu jaminan perluasan dari Autocillin. Kami terus memberikan rasa aman melalui berbagai fitur yang memberikan kemudahan bagi pelanggan," pungkas Wayan.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id