Mendekati Positif, Namun Pertumbuhan Kredit Masih Kontraksi

    Eko Nordiansyah - 03 Mei 2021 19:20 WIB
    Mendekati Positif, Namun Pertumbuhan Kredit Masih Kontraksi
    OJK. Foto : Mi/Ramdani.



    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan kredit perbankan masih dalam zona kontraksi sebesar 3,77 persen (yoy). Meski begitu, OJK menilai pertumbuhan kredit mulai menunjukkan pertumbuhan positif secara mtm sebesar 1,43 persen atau tumbuh sebesar 0,27 persen (ytd).

    Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan kontraksi terjadi karena base effect yang tinggi pada periode yang sama tahun sebelumnya. Namun ia berharap dengan peningkatan secara bulanan dan tahun kalender, pertumbuhan kredit akan berlanjut.






    "Ini kami harapkan akan terus positif di bulan berikutnya dan ini adalah tentunya sangat terkait dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan bersama-sama untuk mendorong berbagai multiplier dan konsumsi yang lebih baik oleh masyarakat," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 3 Mei 2021.

    Ia menambahkan, risiko kredit Non-performing Loan (NPL) gross membaik menjadi 3,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Di sisi lain, Non-performing Financing (NPF) perusahaan pembiayaan juga membaik ke level 3,74 persen.

    "OJK tetap fokus memperkuat pengawasan dan surveillance secara terintegrasi guna mendeteksi potensi risiko terhadap stabilitas sistem keuangan dan terus mendorong upaya kebijakan yang preemptive dan forward looking untuk membantu percepatan pemulihan sektor riil dan perekonomian secara keseluruhan serta menjaga momentum penguatan ekonomi," ungkapnya.

    Di tengah pandemi yang masih berlanjut, rasio prudensial sektor keuangan yang berperan penting terhadap stabilitas sektor keuangan tetap terjaga dengan baik. Hingga Maret 2021, perbankan masih menunjukkan kondisi permodalan yang kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) berada pada level 24,18 persen, gearing ratio industri pembiayaan di level 2,03 kali.

    Sementara itu, Risk-Based Capital (RBC) industri asuransi jiwa dan asuransi umum masing-masing jauh di atas threshold. Kecukupan likuiditas perbankan juga terjaga tercermin dari AL/NCD dan AL/DPK per 21 April 2021 sebesar masing-masing 162,69 persen dan 35,17 persen yang berada di atas threshold. Dana Pihak Ketiga (DPK) masih menunjukkan pertumbuhan tinggi sebesar 9,5 persen (yoy).


    (SAW)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id