Sosialisasi Literasi Keuangan Meningkat Selama Pandemi

    Ilham wibowo - 19 Agustus 2020 16:06 WIB
    Sosialisasi Literasi Keuangan Meningkat Selama Pandemi
    Ilustrasi. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menargetkan literasi dan inklusi keuangan berada di atas 90 persen pada 2024. Adapun frekuensi sosialisasi selama pandemi covid-19 tercatat mengalami peningkatan signifikan.

    Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan OJK Kristianti Puji Rahayu memaparkan sepanjang 2020 sudah ada 4.727 kegiatan edukasi dari 2.602 Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK). Jumlah tersebut menunjukkan masing-masing PUJK rata-rata melakukan kegiatan edukasi dua sampai tiga kali.  

    "Selama pandemi ini literasi semakin meningkat baik di OJK maupun di PUJK. Kita malah semakin agresif sosialisasi, frekuensi kami di OJK bahkan dua kali lipat," kata Puji dalam konferensi pers secara virtual, Rabu, 19 Agustus 2020.

    Puji menuturkan pihaknya berupaya semaksimal mungkin melakukan edukasi dengan baik. Fokus pertama sasaran peningkatan literasi ditujukan kepada pelajar dan mahasiswa yang suatu saat akan jadi pelaku ekonomi setelah lulus.

    "Ketika mereka kuliah mereka taHu mengelola uang dengan baik. Mahasiswa juga bisa jadi sumber informasi bagi adik-adiknya," tuturnya.

    Sasaran edukasi kedua yakni masyarakat umum yang lebih banyak diberikan melalui media sosial. Selanjutnya sasaran edukasi tertuju pada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), terutama dengan pertemuan virtual pemanfaatan teknologi digital

    "Pandemi ini berikan cara lain yang selama ini dilakukan secara konvensional face to face. Saat pandemi ada metode yang lebih cocok dikombinasikan dengan aspek demografi dan geografis," ungkapnya.

    Media sosial juga akan terus dimanfaatkan untuk menyasar lebih banyak masyarakat yang memahami cara mengelola keuangan secara modern. Menurut Puji, peningkatan literasi keuangan akan sejalan dengan peningkatan akses masyarakat Indonesia sebagai pengguna platfrom media sosial.

    "Perkembangan medsos Januari-Agustus 2020 hampir menyamai perkembangan medsos selama empat tahun dari 2016-2019. Ketika menyentuh milenial, medsos tidak bisa dikesampingkan," tuturnya.

    (DEV)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id