Tips Mengelola Uang Pesangon

    Annisa ayu artanti - 10 April 2020 15:04 WIB
    Tips Mengelola Uang Pesangon
    Foto: Grafis Medcom.id
    Jakarta: Sejumlah perusahaan telah mengambil langkah Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sebagai upaya efisiensi perusahaan di tengah krisis ekonomi akibat pandemi virus korona (corona-19) yang belum juga usai.

    Bagi karyawan atau pekerja yang terkena PHK tentunya harus lebih berhati-hati dalam mengelola keuangan. Terutama, mengelola pesangon yang diperoleh dari perusahaan.

    Perencana Keuangan & Founder Halo Duit Ferdie Darmawan menyarankan pengelolaan uang pesangon harus benar-benar tepat untuk bertahan hidup sampai mendapat pekerjaan baru.

    "Pesangonnya dibuat bertahan hidup sampai dapat pekerjaan selanjutnya. Jangan sampai dihabiskan," kata Ferdie kepada Medcom.id, Jumat, 10 April 2020.

    Ferdie menyarankan sebaiknya uang pesangon yang diberikan perusahaan digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer. Dia pun memberikan tips penggunaan pesangon yang baik:

    Kurangi pengeluaran dan fokus untuk kebutuhan primer

    Saat terkena PHK, sebaiknya Anda harus bisa mengurangi pengeluaran. Sebab untuk saat ini, Anda tidak memiliki pemasukan tetap. Penggunaan pesangon juga sebisa mungkin digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer.

    Gunakan pesangon untuk biaya hidup, bukan gaya hidup

    Tahan gaya hidup Anda ketika terkena PHK. Jangan egois memenuhi gaya hidup yang biasa Anda lakukan ketika masih memiliki pekerjaan.

    Lunasi utang

    Bila memiliki utang, sebaiknya dana pesangon digunakan untuk melunasi utang-utang. Pelunasan utang akan meringankan beban di tengah situasi sulit seperti ini.

    Disimpan untuk investasi

    Jika uang pesangon berlebih, tidak ada salahnya menyisihkan anggaran untuk investasi ke instrumen yang sifatnya likuid. Bila belum memiliki dana darurat, bisa juga uang pesangon yang berlebih ini digunakan sebagai dana darurat.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id