CIMB Niaga Syariah Yakin 2022 Jadi Momentum Terus Bangkit

    Angga Bratadharma - 30 November 2021 12:02 WIB
    CIMB Niaga Syariah Yakin 2022 Jadi Momentum Terus Bangkit
    Head of Sharia Consumer CIMB Niaga Bung Aldilla. FOTO: CIMB Niaga



    Jakarta: Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga Syariah) yakin 2022 menjadi momentum untuk terus bangkit seiring pandemi covid-19 yang kian terkendali dari waktu ke waktu. Kondisi tersebut diharapkan bisa berdampak positif terhadap aktivitas perekonomian dan bisnis.

    Head of Sharia Consumer CIMB Niaga Bung Aldilla menilai ke depan kondisi pandemi semakin membaik. Berbagai aspek seperti kesehatan dan ekonomi juga mulai pulih. Karena itu, CIMB Niaga Syariah ingin membangun optimisme bahwa pada 2022 Indonesia melanjutkan momentum untuk terus bangkit.

     



    "Di sini lah Haya Online Fest hadir, sebagai semangat dan wadah untuk mendukungnya," kata Bung Aldilla, dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 30 November 2021.

    Menjelang akhir tahun, ia menambahkan, CIMB Niaga Syariah menyelenggarakan Haya Online Fest 2021 dengan mengusung tagline #BerbagiKebaikan. Rangkaian acara yang berlangsung selama dua bulan, sejak 29 November 2021 hingga 29 Januari 2022, akan dimeriahkan dengan beragam aktivitas seru.

    Bung menyatakan, sejak digelar pertama kali pada 2020, Haya Online Fest terus berkembang menjadi kegiatan flagship CIMB Niaga Syariah yang membawa dampak positif untuk masyarakat dan para pelaku usaha di masa pandemi. Selain itu, Haya Online Fest 2021 merupakan bagian dari upaya CIMB Niaga Syariah terus memberikan customer experience yang lebih baik.

    "Dan mendukung semangat Indonesia bangkit," tuturnya.

    Sementara itu, CIMB Niaga Syariah membukukan laba sebesar Rp1,4 triliun pada sembilan bulan pertama 2021 atau naik 32,1 persen secara tahun ke tahun (yoy). Pertumbuhan tersebut dapat dicapai di tengah pandemi covid-19 yang sampai saat ini belum kunjung usai.
     
    Pertumbuhan laba utamanya dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan sebesar Rp35,4 triliun yang berasal dari segmen consumer banking, Financial Institution Group (FIG), dan Small Medium Enterprise (SME).
     
    Dari sisi pendanaan, per 30 September 2021 CIMB Niaga Syariah menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp36,7 triliun, dengan rasio CASA mencapai 45,4 persen. Pertumbuhan dana murah sejalan digitalisasi layanan yang terus digencarkan. Dengan kinerja itu membuat CIMB Niaga Syariah mencatat aset Rp50,8 triliun atau naik 13 persen secara yoy.
     

    (ABD)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id