comscore

Akhir Pekan, IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melempem

Angga Bratadharma - 14 Januari 2022 09:42 WIB
Akhir Pekan, IHSG Perdagangan Pagi Dibuka Melempem
Ilustrasi. FOTO: Dok MI/PANCA SYURKANI
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat pagi atau di akhir pekan terpantau bergerak di area merah. Sejauh ini sentimen positif belum signifikan berdatangan yang membuat indeks kesulitan balik arah ke zona penguatan dan mengartikan para investor harus bijak dan waspada.

IHSG Jumat, 14 Januari 2022, perdagangan pagi dibuka tertekan di posisi 6.653 dengan level tertinggi di 6.658 dan terendah di 6.635. Volume perdagangan pagi tercatat sebanyak 1,6 miliar lembar saham senilai Rp867 miliar. Sebanyak 182 saham menguat, sebanyak 207 saham melemah, dan sebanyak 195 saham tidak diperdagangkan.

 



Sementara itu, indeks utama Wall Street dalam perdagangan pada Kamis waktu setempat (Jumat pagi WIB) ditutup lebih rendah. Hal itu terjadi dipicu aksi ambil untung investor pada saham sektor teknologi, setelah sejumlah pejabat Federal Reserve membicarakan tentang kemungkinan inflasi dan kenaikan suku bunga.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 176,7 poin atau 0,49 persen menjadi 36.113,62. Sedangkan indeks S&P 500 (.SPX) merosot 67,32 poin atau 1,42 persen menjadi 4.659,03. Kemudian indeks Nasdaq Composite (.IXIC) turun 381,58 poin menjadi 14.806,81 poin.

Beberapa pejabat Fed berbicara secara terbuka tentang bagaimana memerangi tingkat inflasi yang tinggi dengan pejabat senior bank sentral AS Lael Brainard, bank sentral AS memberi sinyal Fed bersiap-siap untuk mulai menaikkan suku pada Maret.

Pejabat lain, Presiden Fed Chicago Charles Evans, juga berbicara tentang perlunya kebijakan yang lebih ketat, sementara Presiden Fed Philadelphia Patrick Harker membahas potensi kenaikan suku bunga Maret.

"Ketika Brainard mengatakan kita harus melakukan sesuatu, mereka akan melakukan sesuatu," kata Kepala Investasi Commonwealth Financial Network Brad McMillan.

Indeks Nasdaq turun dengan persentase satu hari terbesar sejak 5 Januari ketika turun 3,4 persen dalam satu sesi setelah risalah Fed hawkish dirilis untuk pertemuan Desember. Itu tidak membantu pembicaraan kenaikan suku bunga Kamis telah mengikuti kemajuan Nasdaq yang sarat teknologi 1,7 persen dalam tiga sesi pertama minggu ini.

"Meskipun imbal hasil obligasi Pemerintah AS 10-tahun turun pada Kamis, investor fokus pada aksi ambil untung," kata Ahli Strategi Pasar Global Senior Wells Fargo Investment Institute Sameer Samana.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id