comscore

Membengkak 257%, GOTO Rugi Rp6,4 Triliun di Kuartal I-2022

Annisa ayu artanti - 31 Mei 2022 11:18 WIB
Membengkak 257%, GOTO Rugi Rp6,4 Triliun di Kuartal I-2022
Ilustrasi Perusahaan gabungan Gojek dan Tokopedia, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - - Foto: dok GoTo
Jakarta: Perusahaan gabungan Gojek dan Tokopedia, PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatat kerugian sebesar Rp6,4 triliun pada kuartal I-2022. Rugi tersebut meningkat 257 persen dibandingkan rugi di periode sama tahun lalu yang hanya Rp1,81 triliun.

Mengutip laporan keuangan perseroan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa, 31 Mei 2022, rugi tersebut disebabkan peningkatan pendapatan yang dibukukan pada kuartal I-2022 tidak diimbangi dengan beban pengeluaran perseroan.
Pada kuartal I-2022 pendapatan bersih perseroan tercatat Rp1,49 triliun, naik 65,48 persen dari Rp904,83 miliar di kuartal I-2021. Sementara itu, beban pokok pendapatan meningkat dari Rp693,14 miliar pada kuartal I-2021 menjadi Rp1,21 triliun pada kuartal l-2022. Lalu, beban penjualan dan pemasaran meningkat dari Rp431,49 miliar menjadi Rp3,3 triliun.

Kemudian, beban umum dan administrasi juga meningkat dari Rp697,33 miliar menjadi Rp2,58 triliun. Beban pengembangan produk meningkat dari Rp536,52 miliar menjadi Rp995,94 miliar.

Selanjutnya, perseroan juga mencatat peningkatan pada beban penyusutan dan amortisasi yakni dari Rp333,43 miliar pada kuartal I-2021 menjadi Rp761,46 miliar pada kuartal I-2022. Biaya operasional dan pendukung juga meningkat dari Rp348,21 miliar menjadi Rp434,79 miliar.

Namun dalam keterangan tertulis, CEO Grup GoTo Andre Soelistyo menyatakan, sepanjang 2021 pihaknya secara konsisten menjalankan rencana bisnis dengan baik, sehingga mampu menghasilkan pertumbuhan di setiap lini bisnis dan peningkatan margin secara keseluruhan.


"Pembentukan GoTo, dari kombinasi Gojek dan Tokopedia, menempatkan kami dalam posisi yang lebih baik lagi untuk melayani konsumen. Seiring kami semakin memperdalam integrasi bisnis perusahaan, kami mampu meningkatkan efisiensi operasional, menghadirkan peluang bisnis dengan pendekatan multi platform serta berinvestasi bagi pertumbuhan dan profitabilitas GoTo," katanya, dikutip Selasa, 31 Mei 2022.

Sementara itu, sepanjang 2022, GoTO akan terus mendorong inisiatif-inisiatif ini dan menggunakan keunggulan kompetitif yang ekosistem kami miliki, sekaligus memaksimalkan potensi pertumbuhan di Indonesia dan Asia Tenggara.

"Dengan semakin longgarnya kegiatan masyarakat, peningkatan dan integrasi produk akan terus dilakukan untuk memastikan bahwa GoTo mampu terus melayani pertumbuhan kebutuhan dan jumlah pengguna kami di layanan on demand, e-commerce, dan financial technology," ungkapnya.

CFO Group GoTo Jacky Lo juga menyampaikan, pertumbuhan di 2021 sangat membanggakan, meski di tengah tantangan pandemi covid-19. GoTo mengakhiri 2021 dengan pertumbuhan kuat dibandingkan dengan tahun sebelumnya (year on year). Tercatat, peningkatan GTV performa dan pendapatan bruto masing-masing sebesar 40 persen dan 44 persen.

"Kinerja kuartal I-2022 bahkan lebih kuat lagi, dengan pertumbuhan GTV proforma dan pendapatan bruto masing-masing sebesar 46 persen dan 53 persen, memberikan indikasi prospek menjanjikan di masa depan," ucap Jacky.

Menurutnya, integrasi Gojek, Tokopedia dan GoTo Financial secara lebih menyeluruh diharapkan mampu membawa berbagai manfaat. Di kuartal I-2022, GoTo berfokus pada optimalisasi pembayaran insentif dan biaya operasional, dan telah mencatat hasil signifikan sebagai landasan yang kuat dalam upaya kami untuk terus meningkatkan margin.

"Margin kontribusi dan margin EBITDA disesuaikan meningkat masing-masing sebesar 24 dan 14 poin persentase, antara kuartal IV-2021 dan kuartal I-2022," pungkasnya. 


(Des)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id