comscore

Diramal Menguat Terbatas, Saham ITMG hingga ANTM Bisa Jadi Pilihan Investor

Annisa ayu artanti - 06 Juli 2022 10:30 WIB
Diramal Menguat Terbatas, Saham ITMG hingga ANTM Bisa Jadi Pilihan Investor
Ilustrasi. FOTO: dok MI
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan menguat terbatas. Dengan kondisi itu, investor dapat mencermati saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakaria Siregar mengatakan, secara teknikal indeks pada perdagangan hari ini berpotensi mengalami rebound terbatas, dari candle inside day dan kondisi oversold.
Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di posisi 6.767-6.924. Sementara level support berada di 6.509-6.662. "Tren berbalik bearish, selama di bawah 6.924. IHSG closing di bawah 5 day MA (6.798). Indikator MACD bearish, stochastic oversold," jelas Andri, dalam risetnya, Rabu, 6 Juli 2022.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menyampaikan, kemarin Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 0,42 persen. Di sisi lain S&P 500 menguat tipis 0,16 persen, sementara indeks Nasdaq menguat signifikan sebesar 1,75 persen.
Baca: Pemberi Pinjaman Harus Siap Hadapi Badai Ekonomi

"Kekhawatiran terhadap pertumbuhan ekonomi masih membayangi investor dengan harapan pasar Amerika Serikat akan pulih setelah melewati semester I-2022 yang berat," kata Maxi.

Sementara bursa regional Asia Pasifik kemarin mengalami pergerakan yang beragam. BEI mencatat penguatan yang signifikan setelah terkoreksi dalam pada dua hari yang lalu. Bursa lain yang mencatat penguatan signifikan di antaranya adalah Kospi dan Nikkei. Strait Times dan Shenzen Component melemah.

Investor dapat mencermati saham ITMG dengan rekomendasi speculative buy pada target Rp34.200-Rp35.800 stop loss di bawah Rp31.300. Kemudian saham ANTM dengan rekomendasi buy on weakness pada target Rp1.880-Rp1.960 stop loss di bawah Rp1.700.

Investor juga dapat mencermati saham INDF dengan rekomendasi akumulasi buy pada target Rp7.050-Rp7.100 stop loss di bawah Rp6.750. Kemudian saham ENRG direkomendasikan buy on weakness dengan target Rp230-Rp234 stop loss di bawah Rp216.

(ABD)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id