comscore

Peluang Besar, Revenue dari Reksa Dana Pendapatan Tetap Dibidik Naik 10%

Husen Miftahudin - 10 November 2021 21:37 WIB
Peluang Besar, <i>Revenue</i> dari Reksa Dana Pendapatan Tetap Dibidik Naik 10%
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Jakarta: Platform investasi keuangan dan manajer investasi berkolaborasi untuk pengembangan produk, manajemen, dan fitur reksa dana pendapatan tetap. PT Raiz Invest Indonesia menggandeng PT Trimegah Asset Management akan mendistribusikan Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan (TFIP) pendapatan tetap (reksa dana fixed income) yang dilengkapi fitur perlindungan asuransi jiwa.

CEO Raiz Indonesia Fahmi Arya Wicaksana mengatakan pihaknya saat ini telah memiliki lebih dari 400 ribu akun, atau tumbuh 50 persen dari posisi akhir tahun lalu yang sekaligus melampaui target 350 ribu akun. Dari jumlah itu, nasabah aktif agen penjual reksa dana (aperd) online mencapai 200 ribu akun nasabah.

 



"Dengan demikian, kami menargetkan dapat menjaga momentum pertumbuhan jumlah nasabah dan pendapatan perseroan sebesar 10 persen per bulan. Setelah fase keberlangsungan ini terjaga, Raiz Indonesia mulai berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap ragam produk keuangan di platform perusahaan," ujar Fahmi dalam siaran persnya, Rabu, 10 November 2021.

Sementara itu, CEO Trimegah Asset Management Antony Dirga mengungkapkan reksa dana TFIP memiliki mayoritas portofolio investasi berupa obligasi korporasi dengan durasi bertenor dua sampai tiga tahun dan dengan peringkat minimal A atau di atas level layak investasi (investment grade). Investor dapat berinvestasi pada TFIP mulai dari Rp100 ribu.

"Investor TFIP dengan investasi di atas Rp10 juta akan mendapatkan asuransi jiwa gratis dengan nilai uang pertanggungan hingga Rp1 miliar. Fitur tambahan berupa manfaat asuransi tersebut disediakan PT Avrist Assurance tanpa dikenakan biaya premi tambahan serta tanpa memotong nilai investasi reksa dana nasabah," ujarnya.

Antony mengungkapkan, layanan asuransi tersebut melengkapi dua manfaat TFIP yang lain. Kedua manfaat itu adalah pertumbuhan investasi dari harga obligasi yang menjadi portofolio investasi produk reksa dana tersebut, serta pendapatan berkala dari pembagian Penghasilan Hasil Investasi (PHI) setiap kuartalan sebesar satu persen atau setara empat persen setiap tahun.

Per Oktober 2021, TFIP mencatatkan kinerja pengembalian investasi (return) sebesar 187,38 persen (termasuk dividen) sejak peluncuran perdana pada 23 Mei 2019. Return tersebut masih lebih tinggi dibandingkan dengan benchmark-nya, yaitu rata-rata tingkat deposito berjangka enam bulan dengan return 10,30 persen pada periode yang sama. Adapun dana kelolaan reksa dana tersebut telah mencapai Rp168,87 miliar.

Untuk berinvestasi pada TFIP, nasabah Raiz Indonesia dapat memanfaatkan fitur investasi berkala pekanan dan bulanan, round-ups dari pembulatan selisih aktivitas belanja dan investasi satu waktu.

Raiz Indonesia menetapkan target penjualan TFIP senilai Rp10 miliar hingga akhir tahun depan. TFIP merupakan hasil dari seleksi produk di Raiz Invest Indonesia yang dilakukan oleh investment specialist Raiz Indonesia, yang juga menjadi penentu profil investasi nasabah dan menjalankan program edukasi.

(AHL)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id