'Bedol Desa' Pejabat Bank Mandiri ke BNI

    Annisa ayu artanti - 03 September 2020 07:52 WIB
    'Bedol Desa' Pejabat Bank Mandiri ke BNI
    Ilustrasi. FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN
    Jakarta: Bedol desa menjadi istilah tepat untuk menggambarkan susunan Direksi PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) (BBNI) atau BNI saat ini. Pasalnya, hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BNI memutuskan memboyong banyak pejabat PT Bank Mandiri Tbk mengisi jabatan di BNI.
     
    Royke Tumilaar termasuk didalamnya yang sebelumnya menjabat Direktur Utama Bank Mandiri, kemudian ditugaskan sebagai Direktur Utama BNI melalui RUPSLB bersama Silvano Winston Rumantir yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi Bank Mandiri menduduki jabatan Direktur Corporate Banking BNI.

    Senior Executive Vice President Wholesale Risk Bank Mandiri David Pirzada menjadi Direktur Manajemen Risiko BNI, Senior Vice President SME Banking Muhammad Iqbal menjadi Direktur Bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) BNI, dan Senior Vice President Strategy & Performance Management Bank Mandiri Novita Widya Anggraini menjadi direktur keuangan.

    Perombakan tersebut ditekankan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga sebagai suatu hal yang lumrah terjadi di perusahaan pelat merah. Arya mengatakan hasil RUPSLB tersebut merupakan bagian dari tour of duty antarperusahaan BUMN.

    "Ini enggak hanya BNI, industri lain juga begitu dari BUMN satu ke BUMN lain, kadang enggak ada hubungan juga. Ini kan dari bank ke bank, biasa itu, apalagi tour of duty antarBUMN biasa," kata Arya, Rabu, 3 September 2020.

    Pemegang saham berharap dengan jajaran baru bisa mencapai target perusahaan yakni melebarkan bisnis ke kancah internasional dan melibas halang rintang dalam mencapai tujuan tersebut. Targetnya diyakini dapat terwujud dengan susunan manajemen terbaru. Selain itu, target BUMN Go Global juga merupakan salah satu cita-cita Menteri BUMN, Erick Thohir.

    "Karena pencanangan BUMN Go Global sudah dilakukan Pak Erick, jadi kita akan makin naik dan butuh dorongan ke BUMN perbankan Go Global. Makanya Pak Erick cari dari berbagai perusahaan agar BNI Go Global," jelasnya.

    Sebagai pemegang saham, Kementerian BUMN telah mengamati kinerja para direksi pelat merah. Dari pengamatannya, Royke dan tim dinilai sebagai kumpulan orang-orang yang berkompeten khususnya di bidang corporate banking yang diharapkan bisa mencapai tujuan Erick Thohir.

    "Tapi dilihat bahwa mereka adalah orang yang kompeten baik di bidang corporate banking, internal banking, finance, dan Pak Royke itu, itu dari orang corporate banking. Ini lebih mengarah supaya BNI bisa untuk ke sana (go internasional)," imbuhnya.

    Sementara Royke dalam konferensi pers secara virtual mengatakan, dengan tim baru di BNI, yang sebagian besar merupakan pejabat Bank Mandiri diharapkan bisa dengan mudah beradaptasi, sehingga memberikan bentuk manajemen yang solid.

    Kesolidan atau kekompakan manajemen yang tercipta diyakini dapat mencapai ekspektasi para pemegang saham, khususnya Kementerian BUMN. "Penting buat manajemen baru supaya kita harus bisa solid dan kompak memberikan sinergi baru, bisa membawa, dan bisa menghasilkan apa yang menjadi ekspektasi pemegang saham," ucap Royke.

    Meski demikian, Royke mengutarakan tidak akan mengubah banyak strategi yang telah dimiliki BNI sebelumnya. Dia justru berencana akan menguatkan sinergi antar anggota Himpunan Bank Negara (Himbara) dalam membangun Indonesia seperti pembiayaan proyek-proyek infrastruktur Tanah Air.

    "Kita ingin cepat bersinergi dari Bank Mandiri dan BNI serta sama-sama bisa membangun Indonesia, proyek-proyek infrastruktur masih banyak yang harus dibantu Bank Mandiri dan BNI. Infrastruktur menjadi dominan juga dalam pertumbuhan kredit ke depan," jelas Royke.

    "Untuk itu, kami mohon dukungan dari seluruh insan di BNI, seluruh stakeholder termasuk rekan-rekan untuk bisa mengawal kinerja kami agar dapat memenuhi harapan semua pihak, termasuk para pemegang saham," pungkas Royke.

    (ABD)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id