Komentar Bos Bursa soal 13 Manajer Investasi Tersangka Kasus Jiwasraya

    Annisa ayu artanti - 26 Juni 2020 20:20 WIB
    Komentar Bos Bursa soal 13 Manajer Investasi Tersangka Kasus Jiwasraya
    Direktur Utama BEI Inarno Djajadi - - Foto: Medcom/ Annisa Ayu Artanti
    Jakarta: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Inarno Djajadi mengomentari kasus 13 manajer investasi yang menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

    BEI akan menghormati proses hukum yang berlaku dan menerapkan azas praduga tak bersalah. "BEI menghormati proses hukum yang tengah dilakukan kejaksaan dan kami melihat selanjutnya," kata Inarno dalam diskusi virtual, Jumat, 26 Juni 2020.

    Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Hari Setiyono sebelumnya mengungkapkan belasan manajer investasi itu ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan alat bukti dalam pengembangan penyidikan.

    Penetapan status tersangka untuk 13 manajer investasi itu karena temuan dugaan aliran dana, baik dari Jiwasraya maupun enam terdakwa yang sedang diadili.
     
    "Dari 13 korporasi kerugiannya diduga sekitar Rp12,157 triliun. Kerugian ini merupakan bagian dari penghitungan kerugian negara yang sudah dihitung oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp16,81 triliun," beber Hari.

    Hingga kini, Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo mengatakan 13 manajer investasi itu masih beroperasi. Hal tersebut lantaran belum adanya perintah penghentian operasional oleh Kejagung.
     
    "Sampai saat ini 13 MI tersebut masih beroperasi seperti biasa karena belum ada pembatasan dari Kejagung," ujar Anto.




    (Des)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id