Melantai Perdana di BEI, Saham SNKL Naik 34,67%

    Annisa ayu artanti - 29 Maret 2021 09:39 WIB
    Melantai Perdana di BEI, Saham SNKL Naik 34,67%
    Foto: Medcom.id/Desi Angriani.



    Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mencatatkan perusahaan tercatat kesepuluh tahun ini yakni PT Sunter Lakeside Hotel Tbk. Perusahaan yang memperoleh kode SNKL ini menjadi perusahaan ke 723 yang ada di bursa.

    Dalam aksi IPO ini, perseroan menawarkan sebanyak 150 juta saham baru atau sebesar 33,33 persen dari seluruh total modal disetor penuh.






    Saham baru tersebut ditawarkan dengan harga penawaran sebesar Rp150 per saham, sehingga jumlah keseluruhan dana IPO yang terkumpul sebesar Rp22,5 miliar.

    Pantauan Medcom.id, Senin, 29 Maret 2021 saham SNKL naik 34,67 persen atau 52 poin ke level Rp202 per saham. Saham SNKL ditransaksikan sebanyak dua kali dengan jumlah 700 lot, sehingga dana yang terkumpul sementara sebesar Rp14,14 juta.

    Direktur Utama SNKL Sapto Utomo Hidajat mengatakan langkah perseroan untuk melakukan IPO di tahun ini merupakan bagian dari memperkuat struktur permodalan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta membuka akses lebih luas terhadap sumber pendanaan di pasar modal.

    Penggunaan dana IPO akan digunakan untuk pengembangan hotel yang dilakukan secara bertahap sesuai strategi bisnis perseroan, yaitu melalui pengembangan fasilitas utama dan fasilitas penunjang hotel serta digunakan dalam program long stay rooms yang akan mengonversi 100 kamar menjadi kamar long stay.

    "Kami melihat adanya peluang permintaan yang terus bertumbuh dari pelayanan yang bersifat jangka panjang (long stay), hotel kami memiliki banyak keunggulan dari fasilitas yang tersedia dibandingkan dengan kompetitor yang menawarkan fasilitas sejenis," jelas Sapto.

    Direktur Penilaian Perusahaan I Gede Nyoman Yetna berpesan dengan melantainya  perusahaan di bursa dapat merealisasikan rencana ke depan dengan procit yang baik dan menghasilkan performance operasional serta keuangan yang menarik.

    "Ketiga (perusahaan) selalu mengikuti kemajuan teknologi dan mengutilisasi teknologi untuk memberikan value proposition atas produk atau jasa yang ditawarkan. Keempat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kegiatan operasional," pungkas Nyoman.

    (AHL)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id