Belum Ada BUMN dan Unicorn di Daftar IPO Bursa

    Annisa ayu artanti - 31 Maret 2021 15:32 WIB
    Belum Ada BUMN dan <i>Unicorn</i> di Daftar IPO Bursa
    Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI). Foto: Medcom.id/Desi Angriani



    Jakarta: Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 22 perusahaan masih mengantre untuk melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di bursa.

    Namun, Direktur Penilaian BEI I Gede Nyoman Yetna mengatakan belum ada dari daftar perusahaan tersebut yang termasuk anak atau cucu BUMN atau perusahaan unicorn.






    "Dapat kami sampaikan dari 22 perusahaan dalam pipeline tersebut belum ada yang perusahaan BUMN maupun unicorn," kata Nyoman di Jakarta, Rabu, 31 Maret 2021.

    Berdasarkan bidang bisnisnya, Nyoman menyebutkan dua perusahaan bergerak di sektor energi, tiga perusahaan dari sektor basic materials, dua perusahaan dari sektor industri, dan dua perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals.

    Lalu, enam perusahaan dari sektor consumer cyclicals, tiga perusahaan dari sektor properties dan real estat, tiga perusahaan dari sektor teknologi, dan satu perusahaan dari sektor infrastruktur.

    Sementara berdasarkan ukuran skala aset sebagaimana diatur di POJK 53 tahun 2019 terdapat tujuh perusahaan aset skala kecil, sepuluh perusahaan beraset skala menengah, dan lima perusahaan aset skala besar.

    Adapun dari 22 perusahaan tersebut, Nyoman mengungkapkan dua di antaranya akan listing dalam waktu dekat.

    "Setidaknya terdapat dua perusahaan yang kami harapkan akan tercatat pada waktu dekat ini," pungkasnya.

    (DEV)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id